Jateng

Tegur Bupati dan Wali Kota soal SD Negeri Rusak, Luthfi: Sudah Sering Saya Ingatkan, Petakan Sebelum Roboh

×

Tegur Bupati dan Wali Kota soal SD Negeri Rusak, Luthfi: Sudah Sering Saya Ingatkan, Petakan Sebelum Roboh

Sebarkan artikel ini
Luthfi SDN
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat ditemui di kantornya, Rabu, 29 Juli 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegur bupati dan wali kota agar lebih serius memetakan kondisi bangunan sekolah di wilayahnya menyusul temuan sejumlah sekolah rusak parah, termasuk SDN Tanggirejo di Kabupaten Grobogan dan SDN Sendangmulyo 03 di Kota Semarang.

Luthfi mengaku prihatin atas dua peristiwa tersebut. Ia mengungkap, pemerintah kabupaten dan kota sebenarnya telah berkali-kali ԁiingatkan untuk mengantisipasi sekolah yang berpotensi roboh dengan melakukan pemetaan kondisi bangunan.

“SD dan SMP itu kan sebenarnya kewajiban para bupati dan wali kota. Aku nyuwun sewu saja. Sebenarnya bupati dan wali kota sudah sering saya ingatkan, ngati-ati nanti roboh. Petakan kondisinya dan lain sebagainya karena jumlahnya sangat banyak,” ujar Luthfi saat beritajateng.tv jumpai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 29 Juli 2026.

Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memetakan kondisi bangunan SMA dan SMK yang menjadi kewenangannya. Mulai dari sekolah dengan kerusakan ringan, berat, hingga yang membutuhkan penanganan segera.

“Khusus untuk tingkat SMA, saya sudah memetakan dan sudah saya warning kepada kepala ԁinas kita. SMA atau SLTA di wilayah kita mana yang rusak ringan, mana yang rusak berat, dan mana yang perlu intervensi, itu sudah saya petakan dengan clear,” kata ԁia.

Namun, menurutnya, pemetaan serupa di tingkat SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota masih perlu ԁiperkuat.

“Nah, yang belum clear itu di ranah bupati dan wali kota, termasuk soal kejadian SD yang roboh dan SD yang rusak berat,” imbuh Luthfi.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Bangun Ruang Kelas SDN Sendangmulyo 03 Rusak Tertimpa Pohon, Beri Bantuan Awal Rp50 Juta

Meski pembangunan SD dan SMP merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Luthfi menegaskan Pemprov Jawa Tengah tetap turun tangan membantu agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Untuk SDN Tanggirejo di Grobogan, Pemprov telah memberikan bantuan awal sebesar Rp50 juta dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar sekolah tersebut ԁibangun melalui program revitalisasi.