Mulai dari peningkatan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, hingga pengembangan infrastruktur digital yang lebih berkelanjutan seperti green data center.
BACA JUGA: Telkom Cetak Pendapatan Rp37,2 Triliun di Awal 2026, Transformasi Bisnis Mulai Tunjukkan Hasil Positif
Salah satu tonggak penting yang di catat dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan pertama perusahaan.
Dokumen strategis ini menjadi panduan Telkom dalam menghadapi risiko perubahan iklim sekaligus memperkuat kesiapan bisnis menghadapi ekonomi rendah karbon di masa depan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital dan komitmen lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.
Transformasi teknologi tidak akan berjalan tanpa dukungan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, TelkomGroup terus menempatkan pengembangan talenta sebagai prioritas utama.
Hingga 2025, lebih dari 20,2 persen karyawan TelkomGroup telah masuk kategori digital talent. Mencerminkan percepatan peningkatan kompetensi yang di sesuaikan dengan kebutuhan industri digital modern.
Di saat yang sama, perusahaan juga terus memperkuat budaya kerja yang inklusif. Sebanyak 21 persen posisi manajerial kini para perempuan tempati, menjadi indikator meningkatnya keberagaman dan kesempatan kepemimpinan di lingkungan perusahaan.
Komitmen terhadap manusia tidak hanya menyasar karyawan, tetapi juga pelanggan dan masyarakat.
Hal ini tercermin dari capaian Net Promoter Score (NPS) yang berhasil meraih kategori “Excellent”, menunjukkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin tinggi.
Di luar lingkup internal perusahaan, Telkom juga terus memperluas dampak sosial melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sepanjang 2025, sekitar 12,6 persen UMKM binaan Telkom berhasil naik kelas, berkat pemanfaatan teknologi digital dan pendampingan berkelanjutan yang diberikan perusahaan.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar, tetapi juga mampu membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha di berbagai daerah.
Memasuki era ekonomi digital, isu keamanan data, kepatuhan regulasi, dan manajemen risiko menjadi semakin krusial. Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom memperkuat fondasi tata kelola perusahaan melalui berbagai langkah strategis.





