Ekbis

Telkom Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Climate Transition Plan Jadi Tonggak Baru Transformasi ESG

×

Telkom Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Climate Transition Plan Jadi Tonggak Baru Transformasi ESG

Sebarkan artikel ini
Telkom Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Climate Transition Plan Jadi Tonggak Baru Transformasi ESG
Telkom Indonesia lakukan Climate Transition Plan sebagai wujud Transformasi ESG. (Doc. Telkom)

JAKARTA, beritajateng.tv – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, keberlanjutan kini bukan lagi sekadar pelengkap strategi perusahaan.

Bagi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, keberlanjutan justru menjadi fondasi utama dalam menjalankan transformasi bisnis menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berdaya tahan.

Komitmen tersebut terwujud melalui peluncuran Sustainability Report 2025, yang menjadi gambaran nyata bagaimana TelkomGroup mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap aspek operasional dan strategi bisnisnya.

Laporan ini hadir di saat dunia usaha menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim, percepatan digitalisasi. Hingga tuntutan publik terhadap transparansi dan tata kelola yang baik.

Di tengah dinamika tersebut, Telkom memilih untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah transformasi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Keberlanjutan bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi. Bagi TelkomGroup, sustainability merupakan bagian integral dari strategi perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri.

BACA JUGA: Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Rp4 Triliun, Percepat Transformasi Digital Nasional 

Dalam laporan tersebut, TelkomGroup mengusung tiga pilar utama ESG, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.

Ketiganya menjadi arah strategis perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperluas dampak sosial.

Langkah ini juga sejalan dengan agenda transformasi perusahaan TLKM 30, yang mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis, monetisasi aset digital. Hingga transformasi menjadi strategic holding company yang lebih adaptif menghadapi perubahan industri.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terbesar di Indonesia, Telkom menyadari bahwa pertumbuhan layanan berbasis data dan kecerdasan artifisial (AI) akan mendorong kebutuhan energi yang semakin besar.

Karena itu, melalui pilar Save Our Planet, Telkom terus mengembangkan berbagai inisiatif untuk menekan jejak karbon perusahaan.

Mulai dari peningkatan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, hingga pengembangan infrastruktur digital yang lebih berkelanjutan seperti green data center.

BACA JUGA: Telkom Cetak Pendapatan Rp37,2 Triliun di Awal 2026, Transformasi Bisnis Mulai Tunjukkan Hasil Positif 

Salah satu tonggak penting yang di catat dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan pertama perusahaan.

Dokumen strategis ini menjadi panduan Telkom dalam menghadapi risiko perubahan iklim sekaligus memperkuat kesiapan bisnis menghadapi ekonomi rendah karbon di masa depan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital dan komitmen lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.

Transformasi teknologi tidak akan berjalan tanpa dukungan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, TelkomGroup terus menempatkan pengembangan talenta sebagai prioritas utama.

Hingga 2025, lebih dari 20,2 persen karyawan TelkomGroup telah masuk kategori digital talent. Mencerminkan percepatan peningkatan kompetensi yang di sesuaikan dengan kebutuhan industri digital modern.

Di saat yang sama, perusahaan juga terus memperkuat budaya kerja yang inklusif. Sebanyak 21 persen posisi manajerial kini para perempuan tempati, menjadi indikator meningkatnya keberagaman dan kesempatan kepemimpinan di lingkungan perusahaan.

Komitmen terhadap manusia tidak hanya menyasar karyawan, tetapi juga pelanggan dan masyarakat.

Hal ini tercermin dari capaian Net Promoter Score (NPS) yang berhasil meraih kategori “Excellent”, menunjukkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin tinggi.

Di luar lingkup internal perusahaan, Telkom juga terus memperluas dampak sosial melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sepanjang 2025, sekitar 12,6 persen UMKM binaan Telkom berhasil naik kelas, berkat pemanfaatan teknologi digital dan pendampingan berkelanjutan yang diberikan perusahaan.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar, tetapi juga mampu membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

Memasuki era ekonomi digital, isu keamanan data, kepatuhan regulasi, dan manajemen risiko menjadi semakin krusial. Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom memperkuat fondasi tata kelola perusahaan melalui berbagai langkah strategis.

Direktorat Legal & Compliance

Salah satunya dengan membentuk Direktorat Legal & Compliance pada 2025. Kehadiran direktorat baru ini harapannya mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, perlindungan data, keamanan informasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang terus berkembang.

Di sisi lain, Telkom juga terus memperkuat posisinya sebagai penggerak ekosistem digital nasional melalui pengembangan berbagai infrastruktur strategis. Mulai dari data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, hingga konektivitas internasional.

Investasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung kebutuhan layanan digital masa depan. Termasuk cloud computing, big data, hingga teknologi berbasis kecerdasan artifisial.

Melalui Sustainability Report 2025, Telkom ingin menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari pertumbuhan pendapatan. Tetapi juga dari kemampuan menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

Dengan kombinasi penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola yang semakin solid, serta komitmen terhadap transisi rendah karbon. Telkom terus melangkah untuk memperkuat ekonomi digital Indonesia sekaligus membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Transformasi yang berjalan hari ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa manfaat lebih luas bagi bangsa. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp