Jateng

Tepis Stigma Sepi, Disbudparekraf Jateng Bakal Branding Museum Ronggowarsito dan Museum di Daerah

×

Tepis Stigma Sepi, Disbudparekraf Jateng Bakal Branding Museum Ronggowarsito dan Museum di Daerah

Sebarkan artikel ini
Museum Ronggowarsito
Museum Ronggowarsito di Kota Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Google Review)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) akan melakukan branding terhadap Museum Ronggowarsito serta museum-museum daerah di bawah kewenangan kabupaten/kota.

Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan upaya tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Kebudayaan agar museum tak lagi dipandang sebagai ruang penyimpanan artefak semata, melainkan destinasi yang menarik dan relevan bagi masyarakat.

“Seperti kemarin juga dari Kementerian Kebudayaan, dari Pak Menteri sendiri bilang, ‘Cobalah museum-museum itu branding menjadi bagus.’ Nah, kami berupaya selain dana alokasi khusus nonfisik, kami juga berupaya buat museumnya lebih menarik dari sisi fisik,” ujar Hanung saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, belum lama ini.

BACA JUGA: Kapolda Jateng Resmikan Museum Sejarah Polres Salatiga, Pajang Benda Bersejarah Masa ke Masa

Hanung menegaskan, penguatan museum tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah provinsi. Menurutnya, keterlibatan pelaku kebudayaan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif menjadi kunci agar museum bisa berkembang secara berkelanjutan.

“Kita tidak bisa sendiri. Kementerian juga ada. Yang utama juga tadi, teman-teman pelaku kebudayaan, pegiat pariwisata, pegiat ekonomi kreatif harus bareng-bareng. Kalau itu enggak kita rangkul, enggak mungkin dengan dana seberapa pun provinsi bisa jalan sendiri,” tegasnya.

Tepis Stigma Museum Sepi Pengunjung, Hanung Ungkap Banyak Orang Kunjungi Ronggowarsito

Hanung menyebut, saat ini Jawa Tengah memiliki satu museum yang berada langsung di bawah kewenangan provinsi, yakni Museum Ronggowarsito yang berlokasi di Kota Semarang. Sementara itu, kata Hanung, museum-museum lainnya berada di bawah pengelolaan pemerintah kabupaten/kota.

“Kalau kewenangan provinsi itu satu, Ronggowarsito. Kalau museum kecil-kecil di kabupaten kota pasti ada,” ungkap Hanung.

Hanung mengungkap, Museum Ronggowarsito akan menjadi titik awal penguatan branding museum di Jawa Tengah, dengan menonjolkan kekayaan koleksi dan artefak.

“Ronggowarsito itu kami branding bahwa di situ ada artefak-artefak yang luar biasa,” ujarnya.

BACA JUGA: Lawang Sewu Raih Penghargaan Indonesia Museum Awards 2025