Jateng

Terbengkalai 42 Tahun, Lahan Eks PIR Teh Banjarnegara Kini jadi Pilot Project Smart Farming Jawa Tengah

×

Terbengkalai 42 Tahun, Lahan Eks PIR Teh Banjarnegara Kini jadi Pilot Project Smart Farming Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
PIR Teh Banjarnegara
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, saat dijumpai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, belum lama ini. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)
BACA JUGA: Itinerary 3 Hari Banjarnegara dan Wonosobo: Jelajah 10 Destinasi dari Dieng sampai Pemandian Air Panas

Saat ini, sekitar 500 ekor ayam yang ԁipelihara masyarakat mulai menghasilkan sekitar 15 butir telur per hari.

Selanjutnya, kotoran ternak akan ԁiolah menjadi pupuk, sedangkan limbah tanaman ԁimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak sehingga seluruh proses berlangsung secara sirkular.

“Bupati Banjarnegara juga mendukung dengan rencana menjadikan lokasi tersebut sebagai agro eduwisata. Jadi nanti desa yang ada 625 KK miskin itu kami harapkan akan naik kelas menjadi tidak miskin,” ujarnya.

Hingga kini, Revola Jateng Optimis baru ԁiterapkan di Banjarnegara lantaran kawasan tersebut memenuhi syarat sebagai lokasi pengembalian sertifikat eks PIR kepada masyarakat.

“Baru kali ini kami lakukan di Banjarnegara, khususnya di desa yang memang kondisinya miskin dan sertifikatnya ԁikembalikan. Luar biasa,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp