SEMARANG, beritajajateng.tv – Al Quran merupakan kitab suci Agama Islam yang jadi pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Di dalam kitab tersebut terdapat sebuah keterangan yang menunjukkan mana yang haq dan mana yang bathil.
Sehingga penting sekali sebagai umat Muslim tahu bagaimana sejarah turunnya Al Quran pertama kali, simak berikut informasinya.
BACA JUGA: Berikut Amalan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadan, Waktu Terbaik Memburu Lailatul Qadar
Sejarah Turunnya Al Quran Pertama Kali
Peristiwa turunnya Al-Qur’an dikenal dengan sebutan Nuzulul Qur’an. Mengutip buku Permata Al-Qur’an karya H. Muhammad, secara bahasa istilah Nuzulul Qur’an memiliki dua makna.
Pertama berasal dari kata nazzala–yunazzilu yang bermakna turun secara bertahap. Kedua berasal dari kata anzala–yunzilu yang berarti menurunkan secara langsung.
Al-Qur’an pertama kali turun ketika Muhammad sedang beruzlah di Gua Hira yang berada di Bukit Jabal al-Nour pada 17 Ramadan tahun 610 M. Saat itu usia beliau sekitar 40 tahun.
Wahyu pertama yang Allah turunkan adalah Surah Al-Alaq ayat 1–5, yang sekaligus menandai dimulainya masa kenabian Rasulullah SAW.
Mengutip buku Panen Pahala dengan Puasa karya Akhmad Iqbal, peristiwa tersebut juga tertuang dalam salah satu hadis.
BACA JUGA: Ada Apa di 10 Malam Terakhir Bulan Ramadan? Berikut Keistimewaannya
Nabi Muhammad bersabda, “Itu adalah hari ketika aku lahir dan hari ketika aku Allah utus atau Allah turunkan wahyu kepadaku.” (HR Muslim, Ahmad, Baihaqi, dan Al-Hakim).
Hingga sekarang, tanggal 17 Ramadan masih diperingati oleh banyak umat Islam sebagai malam Nuzulul Qur’an.
Adapun turunnya Al Quran yakni terdapat tiga periode, periode pertama yakni kurang lebih sekitar 4 sampai 5 tahun.
Periode kedua berlangsung kurang lebih 8 sampai 9 tahun. Dan periode yang terakhir yakni berlangsung kurang lebih selama 10 tahun. (*)





