SEMARANG, beritajateng.tv – Sorotan publik masih terus tertuju pada selebgram Aghnia Punjabi. Pasalnya, putri sulungnya, Cana mendapati perlakuan kekerasan dari pengasuhnya.
Penganiayaan terhadap putri dari Aghnia Punjabi ini pun ramai menjadi perbincangan publik dan bahkan, video CCTV yang menunjukkan aksi kekerasan tersebut tersebar luas di media sosial.
Cana mengalami luka hebat di bagian wajah usai penganiayaan oleh susternya sendiri. Di kala hal tersebut terjadi, Aghnia kabarnya berada di luar kota karena pekerjaan.
Mengetahui hal ini tentunya tak membuat Aghnia diam saja. Ia langsung melaporkan susternya ke pihak berwajib. Di tengah suster “I” jalani proses hukum, Aghnia sempat mengutarakan bahwa dirinya mengambil pengasuh itu dari sebuah yayasan penyalur suster ternama.
BACA JUGA: Menuju Usia 3 Dekade, Yayasan Yatim Mandiri Jaga Komitmen dalam Kebaikan, Begini Sepak Terjangnya
Baru-baru ini, muncul sebuah berita bahwa yayasan penyalur suster yang Aghnia pilih itu tidak mengontongi izin resmi beroperasi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan Yayasan Val The Consultant Indonesia belum memiliki izin untuk beroperasi.
Kabar tersebut beredar di akun-akun gosip Instagram yang kemudian dapatkan perhatian khusus dari Aghnia.
Biaya pihak yayasan penyalur suster
Tak hanya membagikan beberapa rekaman CCTV anaknya, Aghnia juga mengunggah ulang postingan dari akun gosip seraya menyelipkan biaya yang ia serahkan kepada pihak yayasan.
Selain duit kontrak dan mahar, Aghnia bayar pula untuk pilihan di tingkatan premium yang capai 3 digit.
“Uang kontrak+mahar aja 20 jt +++ loh belum lagi yang premium 3 digit,” ungkap Aghnia Punjabi.
Di sisi lain, dalam unggahan feed terbaru selebgram cantik tersebut, tampak anaknya Cana dan kondisi terbarunya.
Tampak mata anaknya yang sebelumnya bengkak, kini sudah terlihat lebih baik.
BACA JUGA: Sosok Reinukky Abidharma, Suami Aghnia Punjabi yang Ungkap Tabiat Pengasuh Anak





