SALATIGA, beritajateng.tv – Seorang warga Desa Beji Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Anif Askhichudin, menderita luka bakar serius hingga 50 persen setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.
Insiden tersebut terjadi saat korban tengah memperbaiki atap bocor di sebuah bangunan berlantai dua di lingkungan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Salatiga harus menerapkan teknik vertical rescue untuk menurunkan korban dari ketinggian.
Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, menjelaskan bahwa korban diletakkan di atas tandu darurat (stretcher), diikat dengan pengaman yang kuat, lalu diturunkan secara perlahan menggunakan sistem tali temali dari atap lantai dua.
“Kami harus segera melarikan korban ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis intensif. Luka bakar yang ia derita cukup parah,” jelas Ponco, Minggu, 22 Februari 2026.
Peristiwa bermula ketika Anif naik ke atap bangunan yang berada di pinggir Jalan Raya Salatiga–Suruh tersebut. Saat sedang memperbaiki bagian atap yang terbuat dari seng, korban dugaannya tak sengaja menyentuh atau berada terlalu dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi yang melintas di dekat bangunan.
BACA JUGA: Pamit Nonton Dangdutan, 2 Remaja Jepara Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah Demak
Seng yang bersifat konduktor (penghantar listrik) membuat aliran listrik seketika menyengat tubuh korban hingga menyebabkan luka bakar luas.
Mendapat laporan warga, anggota Damkar Kota Salatiga langsung meluncur ke lokasi dan berkoordinasi dengan petugas PMI Kota Salatiga untuk penanganan medis awal.
“Proses evakuasi di lokasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini korban sudah tim medis tangani di rumah sakit,” pungkas Ponco. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





