SEMARANG, beritajateng.tv – Video perselisihan antara warga dan pemilik warung bakso terkait pembuangan limbah ke selokan di kawasan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang, viral di media sosial.
Persoalan tersebut pemicunya karena keluhan warga mengenai bau menyengat. Di mana dugaannya berasal dari sisa kuah bakso dan air cucian warung yang pedagang buang ke saluran drainase atau selokan.
Dalam video yang beredar, seorang warga terlihat memprotes aktivitas pembuangan limbah warung bakso yang berada di dekat rumahnya. Adu argumen kemudian terjadi ketika warga meminta agar limbah tidak dibuang sembarangan karena menimbulkan bau tidak sedap.
Pemilik rumah, Rina, mengatakan persoalan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Dia mengaku telah beberapa kali menyampaikan keberatan, tetapi aktivitas pembuangan limbah masih terus terjadi.
BACA JUGA: Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Raih Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
Dia bilang, tidak mempermasalahkan keberadaan usaha bakso di sekitar rumahnya. Akan tetapi, bau yang muncul hampir setiap malam membuat keluarganya merasa terganggu.
“Awalnya saya tidak masalah dengan adanya usaha di dekat rumah. Cuma yang bikin resah adalah setiap malam harus mencium aroma yang tidak sehat dan tidak sedap dari got di depan rumah,” kata Rina saat beritajateng.tv temui di kediamannya, Rabu, 4 November 2026.
Dia mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Bau yang timbul bahkan dia terangkan seperti aroma bangkai atau cairan lemak yang menyengat.
Ingin Musyarawah
Rina berkata, awalnya hanya ingin persoalan tersebut diselesaikan melalui musyawarah. Akan tetapi, situasi dalam pertemuan malam itu berkembang menjadi adu argumen. Dia lantas meminta izin untuk mengunggah video kejadian tersebut ke media sosial.
BACA JUGA: Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga
“Intinya saya hanya meminta bagaimana caranya agar mereka membuang limbah tidak meresahkan dan merugikan orang lain,” ucapnya.





