Para wanita tersebut antara lain adalah VV, SKE, CN, SE, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS, dan AB. Pemeran pria yang sering dipakai, yakni BP, P, UR, AG (AD), dan RA.
Lebih lanjut, Ade mengatakan bahwa artis-artis tersebut tidak masuk perjanjian kontrak, namun pembayaran hanya sekali saat pembuatan film asusila tersebut. “Pembayaran hanya sekali pada saat pembuatan film serta beragam bayarannya tergantung artis yang bermain di film tersebut,” tutur Ade.
Selain itu, beberapa barang bukti juga sudah pihak polisi amankan. Antara lain satu flashdisk, lima ponsel, dua laptop, dua komputer, dua televisi dan satu set alat syuting.(*)





