Hukum & Kriminal

Tetapkan Vonis 20 Tahun, Hakim Ungkap Motif Jessica Tega Meracuni Mirna

×

Tetapkan Vonis 20 Tahun, Hakim Ungkap Motif Jessica Tega Meracuni Mirna

Sebarkan artikel ini
jessica wongso
Jessica Kumala Wongso. (Foto: X/mafiawasit)

SEMARANG, beritajateng.tv – Atas kasus kopi sianida yang menyeret nama Jessica dan Mirna, Ketua Majelis Hakim Kisworo menjadi sorotan publik. Hal ini pun merupakan buntut dari viralnya dokumenter Ice Cold di Netflix.

Sebagaimana kita ketahui, Ketua Majelis Hakim Kisworo telah mengetukkan palu untuk vonis 20 tahun penjara Jessica Kumala Wongso pada 27 Oktober 2016 silam.

Tak hanya itu saja, dalam persidangan  kasus Jessica yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu, sang hakim juga memaparkan motif dari terdakwa yang tega meracuni Mirna.

Menurut Majelis Hakim, motif ini berawal dari nasihat Mirna atas hubungan Jessica dengan Patrick di waktu silam. Korban di kala itu mengatakan bahwa Patrick, sang pacar Jessica memiliki kepribadian yang kasar.

BACA JUGA:Tak Lagi Jadi Pimpinan Perusahaan, Kini Edi Darmawan Ayah Mirna Menetap di Bogor, Ini Pekerjaannya Sekarang

Atas dasar itu, Mirna menyarankan Jessica untuk putus dari Patrick di saat itu. Namun, Jessica yang mendengar itu tidak mengindahkan saran Mirna.

Bahkan, Jessica sebelumnya tersebut sebagai wanita yang terobsesi dan cemburuan kepada Patrick. Karena hal itu juga ia memilih tidak mendengarkan saran sahabatnya itu.

Iri terhadap kehidupan Mirna

Majelis Hakim pun juga menyebut bahwa Jessica sempat pulang ke Indonesia pada tahun 2015 silam. Alih-alih untuk mencari kerja, sang Hakim tersebut menyebut Jessica ingin kabur dari permasalahannya di Australia.

Adapun masalah tersebut, menurut hakim, adalah tentang percintaan yang kandas serta Jessica diberhentikan dari pekerjaannya di NSW Ambulance. Pemecatan itu dijatuhkan pada Jessica pada 1 Desember 2016.

“Karena putus dengan Patrick, Jessica Wongso alias Jessica Kumala Wongso alias Jess pernah depresi selama 8 bulan dan menabrakkan mobilnya ke panti jombo,” ucap Ketua Majelis Hakim Kisworo.

Dengan mengemban masalah-masalah tersebut, Jessica pulang ke Indonesia dan kembali menjalin komunikasi dengan Mirna. Pada 8 Desember 2015 tepatnya, Jessica mendapat traktiran makan dan minum kopi oleh korban dan suaminya.