Hingga saat ini, pihak keluarga belum pernah melihat rekaman CCTV yang pihak kepolisian klaim sebagai bukti terjadinya tawuran.
Meski begitu, keluarga berharap bahwa proses ekshumasi dan autopsi dapat menguak bukti baru atas penyebab meninggalnya Gamma. Selain itu, keluarga juga berharap pelaku penembakan menerima hukuman seberat-beratnya termasuk pemecatan dari polisi.
“Harapannya pelaku dapat hukuman pidana, enggak cuma hukuman etik yang hanya 14 hari. Tuntutannya pidana, dan yang pasti pengembalian nama baik Gamma,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





