SEMARANG, beritajateng.tv – Tim SAR Bumi Serasi (Buser) dan relawan kembali mengevakuasi seorang pemancing yang terjebak lebatnya enceng gondok di permukaan danau Rawapening, Kabupaten Semarang.
Operasi penyelamatan gabungan SAR Buser dan para relawan ini dilakukan genangan danau Rawapening, di wilayah Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu, 27 April 2025 malam.
Relawan SAR Buser, Koko Qumarullah menyampaikan, pemancing yang di evakuasi atas nama Joko Praseto (38). Ia merupakan warga Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.
Sebelumnya, Joko Prasetyo berangkat memancing di danau Rawapening dengan menyewa sampan di Dusun Kesongo Lor Desa Kesongo Kecamatan Tuntang, Minggu pagi pukul 06.00 WIB.
Pada pukul 11.00 WIB, angin itu bertiup cukup kencang sehingga membuat sampan yang digunakan Joko Prasetyo tidak bisa bergerak karena terjebak di tengah lebatnya tanaman enceng gondok.
BACA JUGA: Lansia Difabel Selamat Usai Terjebak Lebatnya Eceng Gondok Rawapening
Upaya untuk membebaskan sampan dari rapatnya tanaman enceng gondok sudah di lakukan. Namun karena sudah kelelahan, akhirnya menghubungi pemilik sampan dan memberitahukan jika terjebak enceng gondok, pada Minggu petang.
“Pemilik perahu kemudian meneruskan informasi dari Joko Prasetyo kepada Pemdes Kesongo dan SAR Buser,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Senin, 28 April 2025.
Koko menambahkan, Tim SAR gabungan berhasil menjangkau posisi Joko. Mereka menggunakan perahu nelayan yang berjarak 500 meter dari ujung tanggul danau Rawapening.
Upaya tim SAR gabungan ini juga terbantu oleh kondisi arah angin yang berbalik. Sehingga rumpun-rumpun tanaman enceng gondok sebagian telah terurai hingga memudahkan akses menuju posisi pemancing tersebut.
Sehingga pada pukul 20.30 WIB, pemancing tersebut dapat di evakuasi dan di bawa menuju ke dermaga berikut sampan yang di gunakan dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan.





