SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka 2 (dua) bandara perintis, yakni Bandara Dewadaru Karimunjawa dan Bandara Ngloram Blora.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkap penerbangan perdana dari Karimunjawa akan berlangsung pada 2 Mei 2025 mendatang.
Hal itu Luthfi ungkap usai meninjau Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Senin 28 April 2025.
Penerbangan perdana ke Karimunjawa itu, kata Luthfi, menggunakan maskapai Susi Air.
“Dua bandara perintis akan kita buka, di Blora dan Karimunjawa. Mungkin tanggal 2 penerbangan perdana dengan Susi Air, kemudian kedua kita mengajukan [kepada] Wings,” ungkap Luthfi.
BACA JUGA: Penerbangan Perintis Semarang-Karimunjawa Dibuka, Dongkrak Wisata dan Investasi Jateng
Pihaknya menyebut, rute yang tersedia dengan maskapai Susi Air itu ialah Yogyakarta-Karimunjawa dan Semarang-Karimunjawa.
“Susi Air itu [rutenya] Jogja-Karimun dan Karimun-Semarang, itu akan kita adakan, clear itu penerbangan perdana,” tegas Luthfi.
Pihaknya menyebut, sudah ada event tingkat internasional yang akan berlangsung di Karimunjawa pada 7 Mei 2025 mendatang.
“Karimunjawa mulai tanggal 7 nanti sudah ada event internaisonal. International Skydiving dan Event Jumping secara internasional akan melibatkan 59 negara,” pungkas Luthfi.
Dua bandara perintis Luthfi harap dapat dongkrak wisatawan
Sebelumnya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali menyandang status internasional.
Pascakembali berstatus internasional, Pemprov Jawa Tengah akan menjadikan Bandara Dewandaru Jepara dan Ngloram Blora menjadi bandara perintis.
Sehingga, kata Luthfi, pihaknya dapat mendorong investasi dan pariwisata di Jawa Tengah.
“Bandara perintis akan menambah daya dukung pariwisata di Jateng. Karimunjawa merupakan pariwisata zona hijau yang sangat menarik bagi wisatawan mancanegara dan domestik,” beber dia.
BACA JUGA: Terbang Perdana Awal Mei 2025, Ini Maskapai yang Buka Penerbangan Semarang-Karimunjawa
Di sisi lain, Luthfi telah memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) agar segera berkomunikasi terkait rute penerbangan.
“Banyak negara yang akan membuka penerbangan ke Jateng,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





