SEMARANG, beritajateng.tv – Ruas Jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan akan mulai dibuka secara fungsional selama libur Natal dan Tahun Baru 2024-2025.
Jalur sepanjang 8,6 kilometer ini menghubungkan Gerbang Tol Klaten di Kecamatan Ngawen hingga Gerbang Tol Prambanan di Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Jalur ini akan buka secara gratis mulai 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, pukul 06.00-18.00 WIB.
Meskipun gratis, pengguna jalan tol tetap harus melakukan tap kartu e-toll di mesin yang telah tersedia.
“Jalur tol Klaten-Prambanan memang belum bertarif, tetapi pengguna tetap perlu tap untuk merekam transaksi dari ruas lain,” jelas Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardianysah.
Puncak arus mudik prediksinya terjadi pada 28 Desember 2024 dengan jumlah kendaraan sekitar 34 ribu. Sementara itu, puncak arus balik perkiraan mencapai 32 ribu kendaraan pada 1 Januari 2025.
BACA JUGA: Jelang Libur Nataru, Tol Fungsional Solo-Prambanan Tambah Fasilitas Rest Area hingga Mobil Derek
“Dengan jalur ini, waktu perjalanan bisa hemat hingga 30 menit daripada jalur arteri yang memakan waktu 1,5 hingga 3 jam,” imbuh Rudi.
Pembangunan fisik jalan tol telah mencapai 90 persen, dan beberapa fasilitas pendukung seperti rambu jalan serta patok kilometer terus berlangsung penyelesaiannya.
Penerangan jalan sepanjang jalur ini juga hampir rampung dan targetnya rampung pada 18 Desember 2024.
“Kami berusaha menyelesaikan semua fasilitas sebelum jalur ini oprasional secara penuh saat Lebaran 2025,” tegasnya.
BACA JUGA: Buka Fungsional Gratis 20 Desember–2 Januari 2025, Ini Jam Operasional Tol Solo-Prambanan
Selain meningkatkan efisiensi waktu, jalur tol ini juga mempermudah akses menuju destinasi wisata, termasuk Candi Prambanan.
“Keberadaan jalan tol ini memberikan manfaat signifikan, terutama untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Rudy.
Ia juga menyebut, jalur ini mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Solo-Yogyakarta melalui peningkatan aksesibilitas ke kawasan produktif.
PT Jasamarga Jogja-Solo optimis jalur ini menjadi solusi transportasi modern untuk mendukung kelancaran perjalanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional. (*)





