Sementara itu, Managing Director Techne Praxis International, Puspita Galih Resi, mengatakan, sudah ada studi yang didukung oleh Pemerintah Inggris dengan dana hibah. Bahkan sudah diperhitungkan juga bagaimana pengelolaan kawasan berorientasi transit tersebut.
“Namun dari satu koridor ini (Tawang—Weleri—Batang), hanya dua yang diutamakan dengan melihat urgensinya yaitu KBT Tawang dan KBT Weleri,” ucap dia.
Weleri jadi Prioritas
Puspita mengatakan, wilayah Kecamatan Weleri di Kabupaten Kendal menjadi urgensi. Oleh karena menjadi wilayah tangkapan atas pertumbuhan ekonomi yang terjadi di kawasan industri Batang.
Dia bilang, tidak mungkin semua infrastruktur dipusatkan di Batang, misalnya terkait hunian.
Hal yang perlu dilakukan, kata dia, menjadikan kota atau daerah tetangga mampu mengampu dan menampung kebutuhan-kebutuhan lainnya dari kawasan industri tersebut. (*)
Editor: Diaz A Abidin





