SEMARANG, 16/12 (BeritaJateng.net) – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menjadi salah satu sarana utama yang dibutuhkan nelayan dan para pedagang ikan untuk menjalankan aktivitas perekonomian sehari-hari. Hingga saat ini, TPI baru di Tambaklorok, Tanjung Mas, masih dalam tahap pembangunan.
Setelah lokasi TPI yang sebelumnya di Jalan Tambak Mulyo depan Pasar Tambaklorok dibongkar pada 2019, sebagai bagian dari proses pembangunan Kampung Wisata Bahari Tambaklorok Kemen PUPR.
Rencananya, TPI yang baru tersebut akan dilengkapi dengan penyediaan informasi terkait kondisi cuaca terkini di Perairan Laut Jawa. Mulai dari informasi angin hingga curah hujan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Nur Kholis, mengatakan, sejak dibongkarnya TPI lama maka aktivitas jual beli ikan untuk sementara masih mempergunakan lokasi di sekitar bantalan sheet pile beton tempat bersandarnya kapal di Tambaklorok.
Walaupun masih terlihat sederhana, namun hal yang terpenting aktivitas nelayan dan pedagang ikan masih tetap ada. Adapun proses pembangunan TPI baru di Tambaklorok terletak di belakang Pos Lanal yang dibangun pada 2021.
Lokasi ini dipilih karena satu-stunya lahan aset milik Pemkot yang ada di Tambaklorok. Kegiatan diawali dengan studi kelayakan, dilanjutkan pembuatan DED dan pembangunan fisik yang masih berlangsung hingga sekarang. TPI semetara di Tambaklorok ini merupakan lokasi bagi nelayan di wilayah timur.
”TPI sementara ini paling tidak nantinya dapat digunakan untuk kegiatan nelayan dan pedagang ikan. Pembangunan ditargetkan selesai akhir Desember ini, dan diperkirakan dapat dioperasionalkan pada awal 2022. Kami juga tengah menjajaki kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk dapat memberikan informasi cuaca terkini yang terpampang di TPI tersebut. Untuk menjadi rujukan nelayan saat hendak melaut maupun mengantisipasi adanya gelombang besar. Akan disampaikan dengan TV LCD dengan informasi melalui running text yang tersedia di dalamnya,” ujar dia.





