Olahraga

Tren 5 Laga Terakhir PSIS Semarang Masih Negatif, Gilbert Agius Lapang Dada Jika Harus Diberhentikan

×

Tren 5 Laga Terakhir PSIS Semarang Masih Negatif, Gilbert Agius Lapang Dada Jika Harus Diberhentikan

Sebarkan artikel ini
PSIS Arema | PSIS Agius Semarang | PSIS September | Pemain Muda PSIS | Coach Gilbert | Pelatih Gilbert | Persita PSIS | Uji Coba PSIS | Agius PSIS
Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, pada laga PSIS kontra Persita, Kamis, 9 November 2023. (Foto: Instagram/@psisfcofficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pada laga terakhir, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan kekalahan dua gol tanpa balas di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis, 17 Oktober 2024.

Hasil itu memperpanjang tren negatif PSIS yang belum mampu meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka mencatatkan empat kekalahan dan satu hasil imbang.

Lebih lanjut, hasil buruk ini menyebabkan posisi PSIS di klasemen semakin merosot. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-14 dengan tujuh poin dari delapan laga.

Performa yang terus menurun ini turut mengancam posisi Gilbert Agius sebagai pelatih utama PSIS. Posisi Gilbert Agius sebagai pelatih PSIS Semarang menghadapi tekanan besar seiring performa tim yang belum kunjung membaik pada BRI Liga 1 2024/2025.

BACA JUGA: Kalah Beruntun hingga Koleksi Banyak Kartu Merah, Mampukah PSIS Semarang Bertahan di Liga 1?

Ia mengakui adanya tekanan akibat hasil buruk dalam lima laga terakhir. Meskipun begitu, ia tetap berusaha sekuat tenaga untuk mengakhiri tren negatif ini.

“Setiap pelatih, termasuk yang di puncak klasemen, selalu dihadapkan pada tekanan. Kami selalu berada dalam situasi seperti ini,” ujar Agius.

Menurutnya, tekanan semakin berat saat tim mengalami tren tanpa kemenangan.

“Saya memahami ada tekanan besar yang kami hadapi. Saya terus berusaha memperbaiki performa tim semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Gilbert Agius siap berhenti dari PSIS Semarang

Tekanan tersebut membuat pelatih asal Malta itu siap menerima apa pun keputusan yang akan manajemen ambil. Jika pun ia harus meninggalkan posisinya, Agius akan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

“Jika seseorang nantinya menganggap saya tidak lagi layak melanjutkan pekerjaan ini dan mengambil keputusan, saya harus menerimanya. Saya pastikan bahwa saat ini saya berusaha melakukan yang terbaik,” tuturnya.

Saat ini, Agius berfokus untuk mengembalikan PSIS Semarang ke jalur kemenangan. Peluang untuk memutus tren buruk akan hadir pada pekan ke-9 saat PSIS bertandang ke markas Madura United.

BACA JUGA: Jelang Hadapi Madura United, Daftar Pemain PSIS Semarang yang Absen Bertambah

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Mahesa Jenar mengincar kemenangan, mengingat Madura United juga berada dalam situasi sulit.

Madura United menjadi tim yang belum pernah meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir mereka. Akibatnya, mereka kini berada di dasar klasemen dengan perolehan tiga poin.

Tentunya, laga ini menjadi peluang penting bagi PSIS untuk bangkit dari keterpurukan dan kembali menambah poin. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp