SEMARANG, beritajateng.tv – Tabrakan maut truk muatan kertas dengan nomor polisi (nopol) K 8446 OD di pertigaan Pasar Kambing Jalan MT Haryono, Candisari, Kota Semarang pada Kamis, 8 Mei 2025 malam menelan korban jiwa.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengungkap satu korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor yang berada di belakang truk.
“Korban satu meninggal dunia, pengendara sepeda motor,“ ungkap AKBP Yunaldi saat beritajateng.tv temui di sela-sela evakuasi truk dan korban.
Hingga saat ini, AKBP Yunaldi belum dapat memastikan apakah sopir truk tewas dalam kecelakaan. Ia menyebut, sopir truk yang belum diketahui identitasnya itu sudah dilarikan ke rumah sakit RSUP Dr. Kariadi.
BACA JUGA: Truk Muatan Kertas Plat K Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang
“Ini masih kami evakuasi, termasuk sopir. Truk membawa kertas, ini proses evakuasi, ini langkah pertama kami lakukan evakuasi. Terus nanti baru kami dalami dari keterangan apa yang terjadi,” ujarnya.
Ia mengungkap, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Truk muatan kertas itu datang dari arah Wihara Tanah Putih menuju arah Java Mall Semarang.
AKBP Yunaldi menyebut tabrakan itu sampai merusak lampu merah dan pembatas jalan.
“Tadi lebih kurang 19.30 satu jam yang lalu memang terjadi laka lantas. Kendaraannya berasal dari atas ya, dari Tanah Putih turun, menabrak traffic light yang di kanan. Terus tadi diduga menabrak satu kendaraan roda dua,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tambang Ilegal Merapi Rusak Mata Air-Halangi Jalur Evakuasi
Menurut informasi yang beritajateng.tv himpun di lokasi, truk mengalami rem blong sehingga tak bisa mengendalikan lajunya saat lampu hijau.
Kendati begitu, Polrestabes Semarang belum dapat membenarkan penyebab tersebut. “[Akibat rem blong] Belum tau,” tutur dia.
Saat menanggapi regulasi soal masuknya truk ke jalanan Tanah Putih, AKBP Yunaldi mengarahkan awak media bertanya ke Dinas Perhubungan.
“Itu Dinas Perhubungan yang bisa jawab,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





