Prestasi Aulia tidak diraih secara instan. Ia menjalani proses seleksi mulai tingkat provinsi hingga pemusatan latihan atau training center (TC).
Dari proses tersebut, jumlah peserta dikerucutkan hingga akhirnya terpilih satu orang sebagai wakil Jawa Tengah. Aulia kemudian menjalani persiapan selama sekitar enam hingga delapan bulan.
“Setiap bulannya ada pelatihan online dan offline. Saya juga bekerja, jadi membagi waktu untuk pelatihan dan untuk bekerja itu tentunya membutuhkan sesuatu yang dikorbankan,” katanya.
Aulia mengaku proses tersebut menguras waktu dan tenaga. Namun, dukungan dari Pemkot Semarang membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan hasil terbaik.
“Karena dukungan dan apresiasi dari Kota Semarang ini kami menjadi semangat untuk mendapatkan satu gelar yaitu juara sekaligus jawara bagi Jawa Tengah dan Kota Semarang,” ujarnya.
Dalam kompetisi KTIQ, Aulia mengangkat sejumlah isu aktual dengan pendekatan nilai-nilai Al-Qur’an.
Pada babak eliminasi, ia mengangkat tema kerukunan umat beragama dengan membahas fenomena deepfake dan fitnah digital. Ia menyoroti bagaimana teknologi tersebut dapat memicu disinformasi yang berdampak terhadap kerukunan masyarakat.
Sementara pada babak semifinal, Aulia mengangkat isu lingkungan melalui fenomena fast fashion. Ia mengkritisi dampak limbah industri fashion dan menawarkan gagasan mengenai pemanfaatan kembali limbah menjadi bahan baku dalam industri fashion berkelanjutan.
Hadiah Umrah Jadi Suntikan Semangat
Mendapat kabar akan memperoleh apresiasi berupa umrah, Aulia mengaku sangat bersyukur. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk perhatian besar terhadap perjuangan para peserta.
“Alhamdulillah saya sangat senang. Begitu pun teman-teman akan sangat senang sekali karena ini merupakan bentuk apresiasi terbesar yang pernah kami dapatkan,” katanya.
Aulia berharap apresiasi tersebut tidak berhenti pada penghargaan. Ia ingin pengalaman MTQ Nasional menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kembali membawa prestasi bagi Kota Semarang serta Jawa Tengah.
“Semoga untuk MTQ selanjutnya kita bisa mengikuti sekaligus memberikan prestasi yang lebih baik lagi untuk Kota Semarang tentunya dan untuk Jawa Tengah di masa depan,” ujarnya. (*)





