BACA JUGA: Siap-siap Semarang Night Carnival 2025! Ada Pesta Kuliner hingga Lomba Senam Massal
Tak hanya itu, mereka juga menolak sistem outsourcing yang saat ini tengah berlaku. Pasalnya, mereka merasa hidup di tengah ketidakpastian jika bekerja secara outsourcing.
“Semua harus berimbang, kesejahteraan buruh harus tetap didapatkan. Yang kedua, kami juga menolak sistem kontrak dan sistem outsourcing yang sampai hari ini masih menghantui kawan-kawan buruh,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





