BATANG, beritajateng.tv – Jalur nasional Pantura Batang-Semarang di kawasan KM 73-74 Kecamatan Subah, Kabupaten Batang dipastikan siap pemudik Lebaran 2026 lalui setelah sempat terdampak badai angin kencang yang menumbangkan puluhan pohon dan tiang listrik.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY bersama PLN dan Perhutani bergerak cepat membersihkan material pohon serta memperbaiki infrastruktur yang rusak sehingga arus lalu lintas di jalur vital penghubung Semarang-Jakarta tersebut kini kembali normal.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Jawa Tengah, Ridwan Umbara, menjelaskan kejadian bermula saat angin kencang menerjang kawasan tersebut pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
“Sekarang kita berada di ruas Batang-Kendal di KM 73-74. Lokasi ini pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 16.30 WIB terjadi angin kencang, badai angin kencang yang mengakibatkan sebanyak 24 titik tiang listrik tumbang, kemudian sekitar 20 batang kayu jati milik Perhutani juga tumbang,” jelasnya saat meninjau lokasi pada Kamis, 12 Maret 2026.
BACA JUGA: Tarif Tol Semarang–Batang Naik 29,6 Persen Jelang Mudik 2026, Ini Rincian Biaya Terbarunya
Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus kendaraan terganggu karena batang pohon menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer.
Untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak, petugas segera melakukan pembersihan darurat pada malam hari dan memberlakukan rekayasa lalu lintas.
“Nah, jadi langkah yang kami lakukan pada saat kejadian sore hari itu kami mengupayakan supaya yang roboh di pohon jati tersebut itu bisa kami singkirikan lebih dahulu di malam harinya, agar fungsional. Jadi yang arah Semarang itu contraflow dari malam sampai dengan paginya,” jelas Ridwan.
Keesokan harinya, penanganan berlanjut dengan perbaikan jaringan listrik yang terdampak.
“Kemudian di pagi harinya kami berkoordinasi juga dengan PLN. Jadi pada Kamis pukul 15.00 sore itu sudah tuntas dan PLN juga sudah mendirikan mengganti tiang yang baru sehingga dua arah itu untuk arah Semarang maupun arah Jakarta lalin sudah normal kembali,” katanya.





