Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy memastikan pihaknya telah menyelidiki beredarnya video hoaks tersebut untuk mengetahui pembuat dan penyebarnya.
“Kami sudah melakukan penyelidikan terkait video yang menyesatkan itu,” kata Kapolres. (*)
Editor: Farah Nazila





