KLATEN, beritajateng.tv – Kebakaran melanda Bank Jateng Cabang Klaten di Jalan Pemuda, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu, 2 Maret 2025.
Insiden ini menyebabkan lantai dua gedung tersebut hangus terbakar. Namun, ada peristiwa menarik yang menjadi viral, yakni temuan dua alquran yang tetap utuh meski api melalap area sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran Satpol PP Damkar Klaten, Satria, membenarkan kejadian kebakaran Bank Jateng Cabang Klaten.
“Tadi ditemukan di jendela mushola, area mushola habis semua. Tapi alquran yang di jendela utuh,” ungkap Satria, belum lama ini.
BACA JUGA: Video Kejaksaan Terima Uang Titipan Rp4,5 Miliar Kasus Korupsi Plasa Klaten
Mushola itu sendiri berada di lantai dua, dekat dengan titik awal api. Video yang menunjukkan alquran masih dalam kondisi baik di tengah reruntuhan kebakaran beredar luas di media sosial. Banyak warganet menilai kejadian ini sebagai sesuatu yang luar biasa.
Wakapolres Klaten, Kompol Heru Sanusi, menyampaikan bahwa titik api pertama kali muncul di lantai dua. Kejadian ini dilaporkan sekitar pukul 12.10 WIB oleh petugas yang sedang piket.
Pihak damkar, kepolisian, serta aparat terkait langsung bergerak cepat untuk menangani situasi tersebut.
Sekretaris Bank Jateng, Djaka Nur Sahid, mengungkapkan bahwa api menurut dugaan berasal dari korsleting listrik.
BACA JUGA: Kronologi Keluarga Terjebak Lift Macet di Restoran Klaten
Lantai dua sendiri memiliki beberapa ruangan seperti ruang pimpinan, ruang pemasaran, ruang umum, serta supporting room. Akibat kebakaran ini, kerugian perkiraan mencapai Rp1,9 miliar.
Djaka menegaskan bahwa operasional bank tetap berjalan normal. Uang nasabah dipastikan aman karena tersimpan dalam brankas tahan api.
“Para nasabah tidak perlu khawatir, semua jaminan dalam kondisi aman. Operasional tetap berlangsung seperti biasa,” ujarnya.
Sebelum pemadam kebakaran tiba, sekuriti bank sempat berusaha memadamkan api. Namun, karena angin bertiup cukup kencang, api cepat menyebar hingga akhirnya meminta bantuan damkar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. (*)





