Nur Hasyim menambahkan, pihak kampus saat ini belum melakukan pemeriksaan terhadap dosen terduga pelaku. Sebab, pihaknya masih fokus pada pengumpulan bukti dan kesaksian.
“Kami masih fokus pada pengumpulan saksi dan bukti-bukti. Tahap berikutnya setelah lengkap baru pemeriksaan terhadap terlapor,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





