Saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Rudi, seorang pemilik tambal ban yang lokasinya dekat dengan tempat kejadian, mengaku tidak terkejut dengan peristiwa ini.
Rudi bahkan mengungkapkan bahwa oknum polisi tersebut sering melakukan pungutan liar di sekitar area tersebut.
“Saya sendiri pernah ditilang malam-malam hanya karena tidak memakai helm, langsung diminta Rp 100 ribu. Jadi, ini bukan kejadian pertama,” ujar Rudi kesal.
BACA JUGA: Viral Polisi Palak Rp 150 Ribu Saat Tilang Pengendara: Cepat Nanti Komandan Saya Lihat
Ironisnya, Rudi menambahkan bahwa ia pernah beberapa kali menolong polisi tersebut saat motornya bocor tanpa meminta bayaran sedikit pun.
“Kami cuma tukang tambal ban, cari pelanggan saja susah, tapi malah ditekan kayak gitu,” tambahnya dengan nada kecewa.
Kasus ini semakin mengundang perhatian publik, mengingat tindakan oknum polisi tersebut berpotensi merusak citra kepolisian. Selain itu juga membangkitkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Pihak kepolisian kini berkomitmen untuk memproses kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang bersangkutan. (*)





