LPSE Banyuasin, pembangunan patung tersebut tercatat dalam tender patung sang proklamator, dan aksesoris dengan pagu anggaran Rp 500 juta bersumber dari APBD tahun 2023.
Ardi menyebut bahwa pembangunan patung belum selesai dan jika tidak sesuai, akan meminta pihak ketiga merobohkan patung tersebut.
“Kalau tidak sesuai pasti kami minta bongkar dan buat baru,” kata dia.
BACA JUGA:Bambang Pacul: Soekarno Politisi Stylish, Membangun Pride Bangsa
“Yang bisa mengubah, para pekerja itu. Kami sudah mengingatkan,” tambahnya.
Ardi juga mengatakan bahwa parak pekerja patung tersebut tidak ada yang dari Banyumasin, melainkan peserta lelang.(*)





