SEMARANG, beritajateng.tv – Keberadaan susu sekolah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperjualbelikan di minimarket menjadi sorotan publik. Temuan ini viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
Informasi awal mengenai kasus ini mencuat dari unggahan akun Threads @anggimurjon yang kemudian turut akun X @dosenkesmas bagikan pada Rabu, 1 April 2026.
Dalam unggahan tersebut, terlihat produk susu kemasan 125 ml di jual dengan harga sekitar Rp4.000 per kotak atau Rp138.000 per dus.
BACA JUGA: Program MBG Dongkrak Usaha Roti Rumahan di Blora, Produksi Tembus 5.000 Roti per Hari
Yang mengejutkan, pada kemasan susu tersebut tertulis jelas bahwa produk merupakan bagian dari program MBG dan tidak untuk diperjualbelikan.
“Agak kaget, syok nemu ini, padahal tertera ada tulisan SUSU GRATIS PROGRAM MBG. TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN, tapi kok bisa diperjualbelikan di minimarket,” tulis akun tersebut, dikutip Kamis, 2 April 2026.
BGN Buka Suara
Menanggapi viralnya temuan tersebut, Badan Gizi Nasional akhirnya angkat bicara. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengaku baru menerima laporan terkait peredaran susu tersebut di pasaran.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kerja sama dengan produsen mana pun untuk memproduksi susu khusus bagi program MBG.
“BGN tidak ada komitmen dengan produsen manapun untuk menghasilkan susu khusus sekolah,” tegasnya.
Dengan demikian, keberadaan produk yang terklaim sebagai bagian dari program MBG tersebut tidak dapat BGN pertanggung jawabkan secara resmi.
Muncul Spekulasi di Publik
Viralnya kasus ini juga memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Salah satunya dugaan bahwa pihak penyedia program atau pengelola dapur MBG menjual sisa stok melalui jalur retail.
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Bantah Bersama Fadia Saat OTT KPK: Hanya Bertemu Malam Sebelumnya, Bahas MBG
Namun hingga saat ini, Badan Gizi Nasional belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dugaan tersebut.
Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik, sembari menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak terkait mengenai asal-usul dan distribusi susu sekolah tersebut. (*)
Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.
Gabung Channel WhatsApp





