Viral

Viral Warung Bakso Remaja Gading Disebut Non-Halal, Pemilik: Ada Kesalahpahaman

×

Viral Warung Bakso Remaja Gading Disebut Non-Halal, Pemilik: Ada Kesalahpahaman

Sebarkan artikel ini
jenis bakso
jenis bakso di semarang (foto:freepik)

SOLO, beritajateng.tv – Sebuah berita acara berkop Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo yang menyebut Warung Bakso Remaja Gading, Pasar Kliwon, masuk kategori non-halal viral di berbagai grup percakapan. Dokumen tersebut menghebohkan warga, sebab warung bakso itu cukup populer dan banyak konsumen Muslim datangi.

Penyelia Halal Reguler Kemenag Solo, Encep Mohamad Ilham, membenarkan keaslian berita acara tersebut. Ia menjelaskan, dokumen itu merupakan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang tim gabungan dinas tersebut dan Satpol PP lakukan.

“Pemilik menyatakan produknya dan bahan yang digunakan non-halal. Dia juga tidak menolak saat diminta diberi label non-halal oleh Satpol PP,” ujar Encep, Senin 3 November 2025.

BACA JUGA: Sebut Marketing Gimmick, TikToker Ini Pesan 5 Porsi Bakso Tapi Minta Gratisan

Meski begitu, Encep menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan status kehalalan produk bakso tersebut.

“Ini masih dalam proses uji di laboratorium Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sampelnya sudah di ambil untuk memastikan apakah benar-benar halal atau tidak,” imbuhnya.

Pemilik Warung: Ada Kesalahpahaman Saat Wawancara

Sementara itu, pemilik Warung Bakso Remaja, Tirtania Laura Damayanti, memberikan klarifikasi berbeda. Ia menilai telah terjadi kesalahpahaman saat proses wawancara dengan tim monitoring.

“Sebenarnya bakso kami halal. Tapi waktu Bapak saya di wawancarai, beliau bingung di tanya soal halal dan non-halal, lalu salah menjawab ‘non-halal’. Padahal semua bahan yang kami pakai halal, tidak ada babi atau bahan haram lain karena kami juga Muslim,” jelas Laura.

Laura menegaskan pihaknya telah menyerahkan sampel produk untuk diuji laboratorium dan saat ini menunggu hasil resminya. “Hasil lab-nya belum keluar, mungkin Jumat nanti. Kalau sudah keluar, kami akan klarifikasi lewat Instagram,” ujarnya.

BACA JUGA: Kenyangnya “Mukbang” Bakso di Kota Semarang, Rp20 Ribu Bisa Makan Sepuasnya, Bebas Ambil!

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo, Wahyu Kristina, membenarkan bahwa berita acara yang beredar itu berdasarkan pernyataan langsung (self declare) dari pemilik warung saat proses monitoring.

“Waktu itu pemilik menjawab seperti dalam berita acara. Tapi perlu di garisbawahi, berita acara itu belum final karena hasil uji sampel masih kami tunggu. Mudah-mudahan minggu ini sudah keluar,” tegas Wahyu.

Ia meminta masyarakat tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan sebelum hasil uji laboratorium keluar.“Kami harap publik menunggu hasil resmi,” ujarnya.  (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp