SEMARANG, beritajateng.tv — Pengakuan seorang wanita asal Indonesia bernama Natalia viral di media sosial setelah ia mengungkap dugaan malpraktik dokter di Malaysia.
Dalam podcast dr. Richard Lee, Natalia menyebut dokter di negeri jiran diduga memotong ususnya sepanjang 30 sentimeter, yang berdampak serius pada kondisi kesehatannya.
Natalia menceritakan awal mula keputusannya berobat ke Malaysia karena mengalami pendarahan berkepanjangan. Ia mengaku haidnya tidak berhenti dan keluar darah dalam jumlah banyak selama waktu yang lama.
“Karena pendarahan terus, saya cari pengobatan ke mana-mana sampai akhirnya ke Malaysia,” ujar Natalia dalam podcast dr. Richard Lee, baru-baru ini, seperti beritajateng.tv kutip pada Senin, 12 Januari 2025.
Ia dan suaminya memilih Malaysia karena mengira biaya pengobatan lebih murah. Namun, realitas yang ia hadapi justru berbeda.
“Iya, katanya lebih murah. Tapi ternyata enggak murah juga, Dok. Saya bayar sekitar Rp58 juta hanya untuk histeroskopi dan kuret,” ungkap Natalia.
BACA JUGA: Viral Kelamin Anak 10 Tahun Terpotong Saat Sunat, Ibu Korban Ungkap Awal Ceritanya
Menurut pengakuannya, dokter di Malaysia menyebut kondisinya sebagai masalah ringan. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan transvaginal dan menyarankan tindakan histeroskopi.
“Dia bilang, ‘Ini hal kecil.’ Terus dia masukin kamera lewat bawah dan bilang mau lihat dulu,” katanya.
Natalia mengaku dokter tidak menjelaskan secara rinci hasil pemeriksaan lanjutan, seperti CT scan dan tes darah. Dokter hanya menyampaikan kondisi pasien baik-baik saja.
“Dia cuma bilang, ‘Everything is good (Semuanya aman).’ Hasilnya enggak pernah ditunjukkan ke saya,” ujarnya.
Setelah menjalani operasi dan sadar dari bius, Natalia mengaku merasakan nyeri hebat yang tidak tertahankan. Ia bahkan menyebut rasa sakit itu lebih parah dibanding operasi caesar.
“Sakitnya luar biasa. Ini lebih sakit dari caesar. Tapi saya malah dibilang manja,” kata Natalia.
BACA JUGA: Berkaca dari Kasus Ella Nanda Meninggal, Ini Cara Langsing yang Sehat tanpa Sedot Lemak
Ia mengaku dokter tidak memeriksa kondisinya secara langsung dan justru menyuruhnya berjalan.
“Dia cuma bilang, ‘Don’t be manja, go walk,’ tanpa periksa apa-apa,” lanjutnya.
Pascaoperasi, Natalia mengklaim dokter memotong ususnya sepanjang 30 sentimeter. Sejak itu, ia mengalami gangguan pencernaan, mudah lelah, dan penurunan kualitas hidup.
“Pencernaan saya jadi enggak bagus, dan saya gampang capek sampai sekarang,” ucapnya. (*)





