Gaya Hidup

Berkaca dari Kasus Ella Nanda Meninggal, Ini Cara Langsing yang Sehat tanpa Sedot Lemak

×

Berkaca dari Kasus Ella Nanda Meninggal, Ini Cara Langsing yang Sehat tanpa Sedot Lemak

Sebarkan artikel ini
olahraga
Ilustrasi olahraga demi kesehatan tubuh(Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tak lama ini publik dihebohkan dengan kasus meninggalnya selebgram Ella Nanda usai sedot lemak di klinik kecantikan WSJ yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.

Adapun klinik tersebut diduga melakukan malpraktik terhadap Ella Nanda Sari Hasibuan (30) sebelum akhirnya wanita asal Medan itu meninggal dunia.

Kepolisian kabarnya melanjutkan penyelidikannya meski keluarga korban sudah menyatakan damai melalui pengacara.

Mengutip Cleveland Clinic, nama lain dari sedot lemak adalah lipoplasti atau lipo merupakan prosedur penghilangan lemak kosmetik.

Prosedur ini dapat secara permanen menghilangkan sel-sel lemak (adiposit) yang menyimpan lemak dari bagian tubuh tertentu yang ingin seseorang tingkatkan.

Tujuan dari sedot lemak ini adalah menghilangkan timbunan lemak yang tak merespons diet serta olahraga.

Dalam praktiknya, operasi sedot lemak ini menggunakan penyedotan untuk menghilangkan lemak dari area tubuh tertentu, seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher.

Sedot lemak ini kerap wanita lakukan untuk memperbaiki penampilannya.

BACA JUGA: Polisi Lanjut Penyelidikan Meski Keluarga sudah Damai, Ini Kronologi Meninggalnya Ella Nanda usai Sedot Lemak

Biasanya, untuk mengatasi lemak yang membandel di tubuh banyak orang melakukan diet, olahraga, mengonsumsi pil, hingga sedot lemak.

Namun, untuk memiliki penampilan yang baik tak harus dengan menyedot lemak, ada cara-cara lebih sehat untuk mendapatkan tubuh langsing nan sehat.

Melansir Medical News Today, berikut cara-cara langsing tanpa sedot lemak.

1. Kardio

Kardio merupakan salah satu jenis olahraga yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dengan melakukan aktivitas olahraga ini, maka kalori dapat terbakar, lemak dalam tubuh berkurang, dan otot menjadi kencang.

Olahraga kardio bisa dilakukan dengan melibatkan gerakan berulang dengan intensitas sedang hingga tinggi.

2. Kurangi minuman manis

Perlu diketahui mengonsumsi gula berlebih tampaknya menjadi pendorong utama kenaikan berat badan, khususnya di area perut.

Sebab, asupan gula yang tinggi atau berlebih dapat meningkat kadar lemak visceral dengan meningkatkan resistensi insulin dan memicu peradangan di seluruh tubuh.