Sementara itu, pelatih PSM Makasar Bernardo Tavares mengucapkan selamat untuk PSIS Semarang atas kemenangan hari ini. Sangat luar biasa atmosfir pendukung PSIS di Stadion dan pertandingan sangat menarik dan banyak peluang bagus.
BACA JUGA: Corak PSIS Semarang Warna Biru, Ini Alasan Suporter Snex Malah Identik dengan Hitam
Tavares mengaku sangat lelah pada musim ini karena banyak pertandingan yang PSM yang harus ia jalani. Para pemain hingga official harus bolak-balik luar negeri dan liga dalam negeri.
“PSM banyak menjalani pertandingan dan harus bolak-balik kita dari Vietnam saat itu dan melakukan perjalanan yang sangat jauhjauh. Vietnam ke Indonesia, Kuala Lumpur ke Jakarta ke Balikpapan ke Samarinda kembali ke Balikpapan ke Makasar baru kita datang ke Semarang. Saya sangat lelah dan apa lagi para pemain yang harus memainkan pertandingan. Saya ucapkan terima kasih bagi para pemain yang menunjukan energi extra,” katanya.
Menurutnya, pertandingan sangat seru dan bagus PSM Makasar menurunkan tujuh pemain U23 pada sore ini. Banyak pemain muda yang kita mainkan dan kita kalah hanya dengan skor 2-1.
Musim lalu PSM datang ke Semarang hanya menghasilkan skor 1-1 di tahun 2018, dan ia menyayangkan waktu tambahan dari wasit yang hanya 4 menit saja. Padahal laga banyak terjadi pemberhentian sementara saat pertandingan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





