Ia menambahkan bahwa Polri dan Densus 88 terus bergerak untuk memutus rantai rekrutmen. Menurutnya, pengawasan bersama menjadi kunci dalam menghadapi ancaman yang berkembang cepat melalui dunia digital. (*)
Waspada! Modus Baru Rekrutmen Terorisme Sasar Anak Lewat Game Online





