Kini, hanya Heri Sasongko yang belum menyatakan sikap. Harapan besar tertuju padanya agar segera memberi kepastian terkait kesediaannya.
“CEO baru tak wajib membeli saham. Kalau semua pemegang saham menolak, kami akan mencari tokoh profesional atau investor yang siap mengelola tim,” ujar Agung.
Terkait kondisi finansial klub, Agung memastikan utang senilai Rp45 miliar telah terlunasi oleh para pemegang saham.
“Seluruh utang PSIS sudah lunas oleh Yoyok, Kairul, dan Setyo. Keuangan klub kini lebih sehat,” tegasnya.
Langkah ini menandai awal baru untuk PSIS Semarang. Klub berharap segera menemukan sosok pemimpin baru yang mampu membawa tim naik kelas di musim berikutnya. (*)
Respon (1)