Peristiwa

1.100 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang Program Mudik Gratis TNI AL

×

1.100 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang Program Mudik Gratis TNI AL

Sebarkan artikel ini
1.100 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang Program Mudik Gratis TNI AL
Para pemudik turun dari kapal perang KRI Banjarmasin 592 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 1.100 pemudik asal Jakarta peserta Mudik Gratis bersama TNI AL tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 28 Maret 2025.

Mereka menempuh perjalanan laut menggunakan kapal perang KRI Banjarmasin-592 yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dalam program mudik gratis yang difasilitasi oleh TNI AL.

Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut 1.100 pemudik yang datang ke Kota Semarang, di Pelabuhan Tanjung Emas. Kapal TNI AL sandar di Pelabuhan pada pukul 11.30 WIB.

BACA JUGA: Sediakan 65 Bus dan 4 Gerbong KA, Bank Jateng Fasilitasi Mudik Gratis Bagi Buruh hingga Difabel

Para pemudik kemudian beristirahat sejenak dan kembali melanjutkan perjalanannya ke kota tujuan masing-masing.

Agustina berterimakasih kepada TNI AL yang telah memfasilitasi mudik menggunakan kapal perang. Dengan hadirnya layanan mudik menggunakan kapal, merupakan wujud hadirnya pemerintah kepada masyarakat. “Ini adalah bukti pemerintah sangat menyayangi masyarakatnya,” kata Agustin.

Ia menyebut segala fasilitas disiapkan TNI AL. Semuanya tidak dipungut biaya alias gratis. “Tiket gratis, makan gratis, tidur gratis, layanan kesehatan ada. Pokoknya lengkap dan beres. Kabarnya, mereka di dalam kapal happy-happy, saya senang,” ujarnya.

Ia merasa senang dengan antusias masyarakat yang mengikuti program mudik gratis bersama TNI AL ini.

Kolonel Laut Pelaut Yohanes Bercmans Cahyono selaku Komandan KRI Banjarmasin 592 mengatakan kapal perangnya berangkat dari Jakarta ke Surabaya dan berakhir di Semarang. Dia menuturkan ada 1.600 pemudik menggunakan kapal perang ini.

“Ada 1.600 pemudik, tapi yang turun di Semarang hanya sekitar 1.000,” katanya.

Komandan KRI Banjarmasin-592 Kolonel Laut (P) Yohanes B. Cahyono mengungkapkan total terdapat 1.600 pemudik yang mengikuti program ini.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.100 orang turun di Kota Semarang, sementara sisanya melanjutkan perjalanan ke Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Semua total 1.600 pemudik, yang turun di Semarang ada 1.100 orang. Jumlah motor yang ikut serta dan turun di Semarang sebanyak 543 unit. Tahun ini kami menyiapkan KRI Banjarmasin untuk melayani arus mudik, dan balik,” ujar Kolonel Yohanes.

Perjalanan KRI Banjarmasin-592

Selama 24 jam menempuh perjalanan laut, ribuan pemudik tersebut mendapat sejumlah fasilitas dari Angkatan Laut. Di antaranya dapat makan hingga kenyamanan lainnya.

Untuk memastikan kenyamanan para pemudik yang tidak membawa sepeda motor, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Semarang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyediakan angkutan lanjutan.

Komandan Lanal Semarang Letkol Laut (P) Akbar Abdullah menjelaskan bahwa pemudik akan diantarkan ke Stasiun Semarang Tawang, dan Terminal Terboyo agar dapat melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.

“Kami mendapat informasi bahwa ada pemudik yang tidak membawa kendaraan roda dua. Oleh karena itu, kami berinisiatif menghadap Ibu Wali Kota Agustina membantu mengantar pemudik ke Stasiun Tawang, dan Terminal Terboyo,” kata Letkol Akbar.

Mudik Gratis Rutin Tiap Tahun

Sementara itu, Salah satu pemudik, Rusmini menyebut jika setiap tahunnya mengikuti program Mudik Gratis bersama TNI AL, bahkan ia mengaku telah tiga tahun ini mengikuti mudik gratis.

“Ini tujuannya Salatiga dari Jakarta, Tanjung Priok, tiap tahun ikut mudik gratis. Setiap tahun pulang kampung naik kapal. Perjalanannya menyenangkan,” kata Rusmini.

Rusmini sengaja mengikuti mudik gratis membawa sepeda motor, agar bisa melanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Semarang ke Salatiga menggunakan kendaraan roda dua. “Bawa dia motor. Saya sendiri bawa barang dan keponakan,” kata dia.

Dengan mudik gratis ini, ia mengakui sangat terbantu dan bisa mengurangi biaya transportasi mudik. “Bisa mengurangi biaya. Bisa dapat sodara. Dapat makan, dapat obat kalau sakit. Terimakasih banyak untuk mudik gratis ini,” papar dia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp