“Ini bukan hanya milik satu kelompok, tapi menjadi tontonan luar biasa bagi semua. Kita melihat umat dari berbagai latar belakang ikut serta, mulai dari sholawat, barongsai, hingga kesenian tradisional lainnya. Ini kekayaan budaya kita,” katanya.
Selain sebagai ruang ekspresi budaya, pawai ogoh-ogoh juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung ke Kota Semarang. Pemerintah kota pun berkomitmen terus menghadirkan event serupa untuk mendukung sektor pariwisata.
“Momentum ini masih menjadi bagian dari tingginya kunjungan wisatawan. Kami akan terus menghadirkan event terbaik, termasuk dalam waktu dekat Semarang Night Carnival yang juga melibatkan peserta dari berbagai negara,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





