“Seluruh rancangan atau desain cukup bagus dan sangat berkesan. Para siswa berlomba ingin menampilkan fesyen terbaiknya. Semua itu karena punya niat mengerjakan desain dengan sungguh- sungguh. Dengan niat yang baik, tentu akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik,” tuturnya.
Salah satu peserta mentoring dari SMK NU Banat, Illiyiina Putri mengaku sangat beruntung bisa mengikuti mentoring pada kali ini. Ia pun mengaku mendapatkan banyak ilmu baru yang akan terus dikembangkan untuk kemajuan dirinya.
“Kami merasa termotivasi dan mendapatkan banyak inspirasi dalam kegiatan ini. Kami berharap karya kami ke depannya akan lebih baik lagi,” katanya.
Hal senada dikemukakan Guru Tata Busana SMK Negeri 3 Kudus, Cipto Yuliarsi. Melalui kegiatan mentoring, apalagi dilakukan desainer nasional sekelas Denny Wirawan, tentu akan memberikan motivasi para siswa dalam pengembangan diri menjadi lebih baik. Dia juga berharap dari sekolah vokasi khususnya jurusan tata busana ini, ke depannya akan lahir generasi yang tidak hanya menjadi desainer- desainer handal yang hanya berkiprah di tanah air, tetapi juga desainer yang melanglang dunia untuk mengharumkan bangsa Indonesia. (Ak/El)





