SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Dandhy Dwi Laksono kini ramai menjadi perbincangan para warganet usai rilis film berjudul Dirty Vote. Film ini hadir menjelang Pemilu 2024 dengan mengungkapkan beberapa data faktual dugaan adanya kecurangan Pemilu tahun ini.
Berikut ini beberapa fakta menarik dari sutradara yang satu ini. Seorang jurnalis investigasi yang sudah sering memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Fakta Menarik Dandhy Dwi Laksono
Menulis Buku Jurnalisme
Sebelum memimpin penyutradaraan beberapa film dokumenter dan video, Dandhy pertama-tama mengekspresikan pengalamannya sebagai seorang jurnalis melalui tulisan. Ia telah menciptakan karya-karya seperti ‘Indonesia for Sale’ dan ‘Jurnalisme Investigasi’.
Menghadirkan Watchdoc Indonesia
Kemudian, Dandhy mendirikan perusahaan produksi film dokumenter pada tahun 2009 yang bernama Watchdoc Indonesia bersama rekan sejawatnya, Andy Panca Kurniawan. Melalui perusahaan produksi tersebut, Dandhy telah menciptakan ribuan karya. Watchdoc Indonesia telah menghasilkan lebih dari 165 episode dokumenter, 7.115 fitur televisi, dan 45 video komersial non-komersial.
Film Dokumenter Momentuk Pemilu
Dalam film ini menampilkan tiga ahli hukum tata negara Indonesia yang mengekspos rencana kecurangan dalam Pemilu 2024. Film ini menciptakan sensasi yang tak kalah besar. Hanya dalam satu hari setelah rilis pertama kali, kurang lebih 6,9 juta penonton yang menyaksikan film tersebut dan menjadi topik tren di berbagai platform media sosial.
Film Dokumenter Paling Terkenal
Dandhy telah menyutradarai dua film dokumenter yang paling terkenal. Pertama, ada film Jakarta Unfair yang mengangkat isu reklamasi di Jakarta.
Film kedua adalah Samin vs Semen yang fokus pada perjuangan masyarakat Samin Kendeng melawan penggusuran oleh perusahaan semen. Karya-karya film yang mempertegas isu-isu sosial ini telah membuat Dandhy terakui sebagai seorang aktivis. Selain itu, ia turut serta dalam ‘Ekspedisi Indonesia’ pada tahun 2015.
Demikianlah beberapa fakta menarik dari sosok Dandhy Dwi Laksono sutradara film Dirty Vote. (*)





