SEMARANG, beritajateng.tv – Jembatan Plunyon Kalikuning kini mendadak viral usai menjadi lokasi syuting dari film horor Indonesia berjudul KKN di Desa Penari. Tentu saja, film ini menarik banyak perhatian penonton sehingga jutaan orang pula yang sudah menyaksikannya.
Terlebih lagi film KKN di Desa Penari berdasarkan kisah nyata seorang mahasiswa yang tengah menjalankan tugas mengabdi kepada masyarakat. Salah satu spot yang menarik di film tersebut yaitu adalah jembatan Plunyon.
Namun, tahukan kamu bahwa terdapat beberapa fakta mengejutkan dari jembatan yang satu ini. Berikut beritajateng.tv akan bagikan informasi seputar beberapa fakta dari jembatan yang satu ini.
4 Fakta Jembatan Plunyon Kalikuning
Dekat dengan Spot Wisata Populer
Siapa sangka, ternyata jembatan yang satu ini dekat dengan beberapa destinasi populer loh. Sepertihalnya, Museum Ullen Sentalu yang kental akan sejarah dan budaya jawanya.
Tak heran, karena mengingat kawasan tersebut memang merupakan daerah yang kaya akan tempat wisatanya. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi kamu yang ingin liburan ke tempat tersebut bisa sekaligus mampir.
Hampir Berusia 40 Tahun
Jembatan Plunyon yang memiliki panjang kurang lebih sekitar 700 meter ternyata sudah ada sejak tahun 1982 loh. Warga setempat menggunakan jembatan tersebut untuk keperluan imigrasi.
Jembatan ini terbilang merupakan salah satu jembatan peninggalan Belanda yang masih berfungsi hingga sekarang. Tak heran apabila sampai saat ini masih banyak wisatawan yang berdatangan untuk menyaksikan langsung jembatan tersebut.
BACA JUGA: Akhirnya Rilis Trailer Resmi Film Horor Terbaru 2024: ‘Pemukiman Setan’
Salah Satu Spot Terbaik untuk Menikmati Merapi
Keberadaan lokasi ini yang sangat strategis membuatnya menjadi lokasi terbaik untuk menikmati pesona Gunung Merapi. Jika cuaca mendukung dengan kecerahan, pengunjung berpotensi melihat Gunung Merapi secara jelas dari jembatan, yang menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Bagian dari Kawasan Taman Nasional Merapi





