SEMARANG, beritajateng.tv – Pihak kepolisian Polda Metro Jaya memberlakukan adegan rekonstruksi kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante.
Sebanyak 102 adegan rekonstruksi tersebut kabarnya berlangsung di kolam renang Palem, Jalan Raya Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu 29 Februari 2024.
Di antara adegan tersebut, tersangka Yudha Afandi menenggelamkan Dante sebanyak 12 kali.
“Peragaan adegan saat rekonstruksi di kolam berjumlah 102 adegan. Dari 102 adegan terdapat 69 adegan yang mana tersangka ini sebanyak 12 kali menenggelamkan korban,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra.
Di samping itu, ayah kandung Dante, Angger Dimas mengaku terpukul melihat rekonstruksi kematian anaknya tersebut.
Ia menyebut bahwa aksi yang Yudha lakukan tersebut kejam. “Kalau dari saya sih itu kejam, tetap kejam,” kata Angger seperti beritajateng.tv lansir dari Antara, Rabu 29 Februari 2024.
Komentar Angger soal rekonstruksi kematian Dante
Mantan suami Tamara Tyasmara itu mengaku bahwa ia menyaksikan rekonstruksi dari atas kolam renang.
“Yang paling mengenaskan itu pas anak saya ditendang,” ujarnya.
Ia pun menyerahkan kasus itu kepada aparat kepolisian. Lebih lanjut, Wira menyebut bahwa sebelumnya rekonstruksi sudah ada sebanyak 13 adegan.
“Tadi kita mengawali kegiatan di Polda Metro Jaya, yang mana Polda asumsikan sebagai rumah dari tersangka. Berawal pada pukul 10.45 WIB yang mana di Polda melaksanakan adegan 13 kali. Jadi total adegan yang kita laksanakan dalam rekonstruksi sebanyak 115 adegan,” ujarnya.
Adapun tim jaksa ahli dan jaksa penuntut umum dari Kejati DKI Jakarta menghadiri rekonstruksi ini.
“Dengan menghadirkan tim penyidik dan saksi ahli, harapannya bisa memberikan gambaran kronologis peristiwa yang terjadi,” kata dia.
BACA JUGA: Belum Usai Kasus Kematian Dante, Tamara Laporkan Mantan Suaminya Karena Dugaan Penganiayaan





