JatengKuliner

Alasan Mbak Ita Pilih Menu Nasi Goreng untuk Lomba Masak HUT RI, Simak Poin Penting Penilaiannya

×

Alasan Mbak Ita Pilih Menu Nasi Goreng untuk Lomba Masak HUT RI, Simak Poin Penting Penilaiannya

Sebarkan artikel ini
nasi goreng Mbak Ita
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau biasa disapa Mbak Ita menjelaskan terkait alasan dipilihnya menu nasi goreng Mbak Ita sebagai lomba HUT RI di Semarang, Jumat 28 Juli 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Lomba memasak nasi goreng Mbak Ita menjadi satu di antara sejumlah rangkaian lomba peringatan HUT ke-78 RI di Kota Semarang.

Banyak rangkaian kegiatan sambut HUT RI ke-78 di Semarang. Tak hanya itu, semarak rangkaian kegiatan HUT ke-78 RI di Kota Semarang sudah nampak mulai dari tingkat RT.

Ada lomba masak nasi goreng ala Mbak Ita, lomba yel-yel antar kelurahan yang di upload di sosial media. Acara tabur bunga bagi para pahlawan, renungan, tasyakuran hingga lomba antar OPD seperti lomba nyanyi dangdut, fashion show sayuran oleh bapak-bapak dan lainnya.

Salah satu yang mengundang perhatian adalah lomba masak nasi goreng ala Mbak Ita yang di gagas oleh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dalam perlombaan tersebut tidak hanya lomba masak nasi goreng saja yang di nilai. Namun juga ada lomba dokumentasi saat memasak nasi goreng hingga yel-yel yang kemudian di unggah melalui akun media sosial.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, hingga kini sudah ada 7.100 kelompok dari 177 kelurahan. Yang telah mengikuti lomba serta mengunggah video masak nasi goreng.

Mbak Ita, sapaan akrabnya mengatakan, pada puncaknya, sebanyak 177 kelurahan di Kota Semarang akan unjuk gigi untuk sesi final memasak nasi goreng.

Mereka akan secara serentak memasak nasi goreng di Jalan Pemuda pada tanggal 27 Agustus mendatang. Nantinya kelurahan yang menang akan mendapatkan hadiah berupa yang pembinaan.

“Nanti masing-masing ada juaranya, termasuk yel-yel dan video di medsos akan kami beri hadiah. Ibu-ibu semangat melakukan yel-yel masa tidak di nilai,” kata Ita.

Alasan Pemilihan Menu Nasi Goreng Mbak Ita

Alasan Mbak Ita memilih nasi goreng sebagai menu lomba. Karena nasi goreng terbilang menu masakan yang cukup mudah. Mayoritas orang baik perempuan maupun laki-laki bahkan bisa memasak menu yang satu ini.

Selain itu, nasi goreng juga menjadi salah satu makanan yang di sukai banyak kalangan.

“Itu sebenarnya lebih bagaimana mengajak masyarakat atau ibu-ibu cinta masak. Sekarang banyak euforia orang pesan online. Bagaimana mengajak ibu-ibu bisa memasak di rumah. Yang paling mudah nasi goreng,” jelasnya.

Terlebih lagi bahan-bahan untuk membuat nasi goreng juga mudah di temukan.

Dalam perlombaan ini masyarakat saya minta menggunakan bahan dari hasil urban farming. Sehingga, lomba ini juga bagian dari menggalakan pertanian perkotaan.

“Kami harap mulai melakukan kegiatan pertanian perkotaan. Filosofinya, ibu-ibu  kembali lagi memasak, mengambil bahan dari sekitar lingkungan rumah kita,” paparnya.

Selain itu, sambung dia, menu nasi goreng juga mudah dipadukan dengan berbagai lauk pauk, diantaranya telur, ayam, daging, maupun ikan.

Sehingga, satu piring nasi goreng sudah mengandung karbohidrat, protein, hingga vitamin.

Adapun perlombaan ini, peserta merupakan kelompok. Setiap peserta wajib mengunggah video memasak di akun Youtube mulai mendapatkan bahan dari hasil urban farming hingga proses memasak.

Peserta terbaik di tingkat RT akan mewakili kelurahan untuk bertanding final pada puncak peringatan HUT ke-78 RI di Kota Semarang. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp