Album tersebut turut memperkenalkan lagu Con Te Partirò yang kemudian menjadi salah satu karya paling ikonik dalam perjalanan musiknya.
Puncak pertunjukan hadir ketika Bocelli melantunkan lagu tersebut. Penonton menyambut penampilannya dengan antusias. Lagu yang dkenal luas dengan judul internasional Time to Say Goodbye itu menjadi salah satu bagian paling dinanti dalam konser.

Bocelli kemudian menutup pertunjukan dengan Nessun Dorma. Pelepasan lampion turut mengiringi akhir konser dan menjadi simbol harapan bagi perdamaian dunia.
Tiga Dekade Romanza, Perjalanan Sang Maestro
Andrea Bocelli merupakan tenor asal Tuscany, Italia. Namanya semakin terkenal setelah memenangkan kategori Pendatang Baru dalam Festival Musik Sanremo pada 1994.
Sejak saat itu, kariernya terus berkembang hingga tampil di berbagai panggung bersejarah dunia. Ia telah menjual lebih dari 90 juta album dan menjadi salah satu penyanyi tenor paling dkenal secara internasional.
Perayaan 30 tahun Romanza di Borobudur menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan tersebut. Namun, konser ini sekaligus menunjukkan bagaimana musik dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan yang melampaui batas negara, bahasa, dan budaya.
Setelah tampil di Borobudur, rangkaian Romanza 30th Anniversary World Tour akan berlanjut ke JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026). (*)





