Gaya Hidup

Halloween, Anak Muda Semarang Adu Kreativitas Kostum Karakter Favorit

×

Halloween, Anak Muda Semarang Adu Kreativitas Kostum Karakter Favorit

Sebarkan artikel ini
Keseruan anak muda di Kota Semarang tampil dengan kostum dan makeup ala Halloween di Artotel Gajahmada Semarang, Jumat malam, 30 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Keseruan anak muda di Kota Semarang tampil dengan kostum dan makeup ala Halloween di Artotel Gajahmada Semarang, Jumat malam, 30 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Momen Halloween di Semarang menjadi ajang bagi anak muda untuk menunjukkan kreativitas melalui beragam kostum dan riasan unik. Salah satunya kegiatan yang berlangsung di Artotel Gajahmada Semarang, Jumat malam, 30 Oktober 2026.

Tidak hanya tampil menyeramkan, sejumlah peserta justru memilih menjelma menjadi karakter anime, tokoh horor, hingga figur fiksi favorit mereka.

Suasana Halloween terlihat meriah dengan kehadiran peserta yang mempersiapkan penampilan secara khusus. Mulai dari kostum, aksesori, hingga riasan wajah dibuat sedemikian rupa agar menyerupai karakter yang ingin diperankan.

Salah satunya Syahda (20) yang tampil mengenakan kostum Roronoa Zoro dari anime One Piece. Berbeda dari karakter aslinya, dia membawakan Zoro dalam versi perempuan.

Syahda mengaku memilih karakter tersebut karena menyukai Zoro. Seluruh perlengkapan yang dia kenakan, mulai dari kostum hingga sepatu, hasil membeli dan persiapan sendiri.

BACA JUGA: Patah Tulang Hidung hingga Luka Robek Kepala, 157 Kasus Medis Tercatat Selama Porprov Jateng 2026

Dia mulai merias diri tiga jam sebelum acara. Untuk melengkapi penampilannya, Syahda menggunakan semprotan berwarna hijau pada rambut agar menyerupai karakter pendekar pedang tersebut.

Menurut Syahda, Halloween menjadi momen ketika seseorang bebas mengekspresikan diri melalui kostum apa pun tanpa perlu takut mendapat penilaian orang lain.

“Kalau menurut aku, Halloween itu kayak hari bebas. Saya bisa jadi apa pun satu hari tanpa ada nge-judge apa pun kostumnya. Mau jadi hantu, atau anime, apa pun oke saja. Jangan takut,” katanya.

Bukan kali pertama mengikuti perayaan Halloween, Syahda bilang hampir setiap tahun hadir dengan kostum karakter anime berbeda.

BACA JUGA: Perjuangan Atlet Senam Semarang di Porprov Jateng: Dari Cedera Lutut, Menangis saat Latihan, hingga Raih 3 Emas

Pada tahun sebelumnya, dia memilih karakter dari Jujutsu Kaisen, Sedangkan tahun ini beralih ke One Piece.