“Program ini tentu menunjukkan kepedulian pemerintah, tetapi secara tidak langsung juga bisa mengurangi pendapatan pengusaha angkutan penumpang. Padahal mereka melayani masyarakat setiap hari, dan momentum Lebaran biasanya menjadi masa panen bagi usaha transportasi,” ungkap Suyatmin.
Menanggapi hal itu, Bambang berharap program mudik gratis yang pemerintah gelar, baik melalui BUMN maupun Polri, dapat memanfaatkan armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang sudah beroperasi.
BACA JUGA: Penting! 5 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Supaya Mudik Tahun Ini Lancar
Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha transportasi. Sekaligus tetap mendukung program pemerintah dalam memberikan fasilitas mudik yang aman bagi masyarakat.
“Harapan kami, BUMN maupun Polri yang menyelenggarakan mudik gratis bisa menggunakan bus AKAP atau AKDP yang sudah berjalan. Sehingga tidak mengurangi pendapatan para pengusaha yang setiap tahun mengandalkan momen mudik sebagai masa panen,” pungkas Bambang. (*)
Editor: Farah Nazila





