SEMARANG, beritajateng.tv – Puluhan anak jebolan Dimas Music School Ungaran kembali unjuk bakat di Orchestra Pasar Senggol, Hotel Grand Candi, Minggu, 28 Juli 2024.
Tak hanya berbakat dalam bermain alat musik, beberapa anak juga menunjukkan kemampuan vokal dalam kesempatan itu.
Mulai dari drum, keyboard, piano, biola, bass, gitar, hingga vokal pun para peserta tampilkan.
Owner Dimas Music School Ungaran, Dimas Nugroho, mengungkap pertunjukan orkestra itu merupakan kali ketiga digelar di Hotel Grand Candi, Semarang.
BACA JUGA: Rayakan Hari Kartini, Puluhan Perempuan Berkebaya Flashmob Tari di Pasar Senggol Hotel Grand Candi
Baginya, les musik bukan hanya soal melatih skill, melainkan, mental turut menjadi hal penting yang perlu si murid asah.
“Kami ada event bulanan setiap dua atau satu bulan sekali, ada pementasan untuk anak-anak. Selain latihan skill, harapannya mentalnya terlatih, maka pentas itu kami wajibkan,” ucapnya.
Ia menuturkan, usia peserta termuda ialah setingkat TK A. Sementara yang tertua ialah SMA kelas X.
Dimas Music School: semua orang bisa belajar musik
Dalam kesempatan itu, Dimas menuturkan bahwa setiap orang bisa belajar musik, tanpa terkecuali.
Menurutnya, bakat bukanlah modal utama dalam memulai pelajaran musik. Bahkan, ia meyakini, setiap anak-anak pasti memiliki bakat di bidang musik.
“Semua anak pasti memiliki bakat di musik. Cuma memang ada bakat yang benar-benar terlihat, ada yang perlu polesan dulu, tetapi semua anak pasti bisa musik,” ujarnya.
Tak menjadikan bakat sebagai modal utama dalam belajar musik, ia menyebut ketekunan dan keseriusan menjadi kunci penting.
“Bakat itu sebenarnya kalau kita belajar musik itu bukan nomor satu. Yang penting serius, tekun rajin, itu unsur utama. Kadang ada, anak berbakat itu malas, malah jadinya gak bisa,” sambungnya.
Ia mengungkap, bakat anak-anak di bidang musik akan muncul seiring dengan berjalannya waktu dan ketekunan setiap latihan.
“Bakat itu nomor sekian, bakat akan muncul ketika kita latihan terus-menerus, bakat akan muncul sendiri. Siapa pun bisa belajar musik,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





