SEMARANG, beritajateng.tv – Proyek peninggian Jalan Kaligawe Raya, jalur utama penghubung Semarang-Demak resmi mulai, menyebabkan kemacetan panjang dan kepadatan arus lalu lintas.
Aktivitas pengurugan tanah yang menutup sebagian badan jalan itu mengakibatkan kendaraan melaju lebih lambat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Pantauan di lapangan, menunjukkan antrean kendaraan mulai terlihat di depan SMA Islam Sultan Agung Semarang ke arah timur.
Truk dan kendaraan besar berjalan tersendat, bahkan beberapa kali berhenti karena penyempitan lajur. Kepadatan semakin terasa hingga mendekati kawasan kantor PLN Indonesia Power.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, mengatakan proyek peninggian jalan ini berjalan bertahap, mulai dari arah Semarang menuju Demak. Pekerjaan sudah berlangsung sejak 10 Januari 2026 dan menargetkan selesai pada 10 Maret 2026.
“Pengerjaan mulai dari jalur arah Semarang ke Demak. Kami sudah melakukan pengaturan lalu lintas sejak proyek ini berjalan agar dampaknya tidak terlalu parah bagi pengguna jalan,” ujar Rismanto.
Menurutnya, kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional untuk mengantisipasi kemacetan panjang, terutama saat arus kendaraan padat di pagi dan sore hari.
BACA JUGA: Pria Misterius Lompat dan Tabrakkan Diri ke Bus Trans Semarang di Jalan Raya Kaligawe
Salah satu langkah yang kepolisian siapkan adalah penerapan sistem contraflow. Jika antrean kendaraan mendekati palang perlintasan kereta api di sisi barat.
“Kalau antrean sampai mendekati perlintasan kereta, risikonya tinggi dan bisa memicu kecelakaan. Dalam kondisi itu, kami akan lakukan contraflow untuk mengurai kepadatan,” jelasnya.
Polisi juga mengimbau pengendara agar memanfaatkan jalur alternatif demi menghindari kemacetan, khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja.
Pengendara dari arah Semarang menuju Demak kami sarankan melewati jalur Pedurungan, Jalan Wolter Mongonsidi, hingga Genuk.
“Kami sudah pasang imbauan di beberapa titik. Kalau terlihat macet panjang, sebaiknya gunakan jalur alternatif agar perjalanan lebih lancar,” tambah Rismanto.





