SEMARANG, beritajateng.tv – Ditlantas Polda Metro Jaya kini tengah intensif dalam menertibkan pengendara yang masih menggunakan knalpot brong pada kendaraannya.
Knalpot brong, terkenal akan suara keras dan bisingnya, telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara dan masyarakat sekitar. Polda Metro Jaya bertekad untuk menindak tegas para pengendara yang tetap memakai knalpot bising tersebut.
“Dalam konteks knalpot, kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai dampak mengganggu ketertiban. Khususnya terkait kebisingan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, kami akan menegakkan aturan ini. Penggunaan knalpot brong tidak diperbolehkan,” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, kepada wartawan, Rabu, 17 Januari 2024.
Kombes Latif menegaskan bahwa pihaknya tidak ragu memberlakukan sanksi tilang bagi pengendara yang masih menggunakan knalpot brong di jalan.
BACA JUGA: Respons Kepsek di Semarang soal Larangan Knalpot Bising, Mengaku Siap Awasi Kendaraan Siswa
“Tentu, akan ada sanksi tilang. Kami akan menindak dengan tegas,” ucapnya tegas.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, telah mengajak masyarakat untuk mengganti knalpot bising sesuai standar kendaraan. Selain melanggar peraturan lalu lintas, penggunaan knalpot brong menurutnya juga identik dengan kegiatan kebut-kebutan di jalanan.
Aan menjelaskan bahwa langkah penanganan terhadap knalpot bising melibatkan dua pendekatan, yakni soft power melalui edukasi dan sosialisasi, serta hard power dengan penegakan hukum.
BACA JUGA: Kini ke Sekolah Dilarang Naik Motor Knalpot Bising, Bisa Begini Kalau Ngeyel
“Data kepolisian mencatat lebih dari 430 ribu tindakan di seluruh Indonesia pada tahun 2021. Di Bandung sendiri, terdapat lebih dari 52 ribu tindakan selama satu minggu pertama tahun ini,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa upaya edukasi dan sosialisasi akan terus berlangsung bersamaan dengan penindakan terhadap pengguna knalpot bising. Aan menyebut, tujuannya adalah mengurangi penggunaan knalpot bising atau suara bising yang dapat mengganggu masyarakat.
“Kita harapkan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah dan mengganti knalpot brong, mulai dari tingkat rumah tangga,” tandasnya. (*)





