Hal yang ia tahu, pemilik Netflix adalah wanita bernama Jessica Wong. Namun, yang membuat tindakan wawancara adalah Rob Smith, yang merupakan sutradara dokumenter kasus kematian Mirna Salihin itu.
Dari film itu, Edi mengaku tak mendapatkan apa-apa dari pihak Netflix. Ia melakukan apa yang mereka minta, yakni menjawab soal kasus sianida yang sempat menggemparkan Tanah Air.
“Saya nggak dapat apa-apa dari dia. Cuma dia minta tolong untuk menjawab, ya saya jawab. Tapi kenyataannya apa yang dia tayangkan itu nggak sesuai dengan kenyataan yang ada,” lanjutnya.
Minta publik tidak nonton Netflix
Tak sampai di situ saja, sang ayah Mirna ini juga mengakui kekecewaannya karena Netflix. Jadi, ia menghimbau publik untuk tidak menghabiskan energinya untuk beradu domba kalau ujungnya tidak untung.
“Netflix itu dia cari duit. Kalau perlu di adu domba kita kayak jaman Belanda dulu, warga dengan warga, tapi yang dapet duit dia,” tandasnya.
BACA JUGA:Selama Ini Tak Muncul, Ibu Kandung Mirna Lakukan Ini ke Jessica Wongso
Menurutnya, isi di dalam film itu tidak benar. Secara blak-blakan, Edi bahkan menyebut film dokumenter yang mengisahkan kematian anaknya itu sebagai ‘sampah.’
“Jangan sampai terkecoh oleh Netflix. Saya ingatkan jangan nonton Netflix. Kalau menurut saya, Netflix itu enggak bener, sudah nipu kita. Sandy (kembaran Mirna) di Jerman juga kaget,” ungkapnya.
“Jadi kita selesaikan ya, Netflix itu mohon lupakan saja, karena dia itu bikin (film dokumenter) sampah lah habis, enggak benar,” tandas Edi.
Karena itu juga, pengusaha itu juga menyarankan warga mengeluarkan uang untuk produk lokal saja.
“Saya ingatkan jangan nonton Netflix. Mendingan beli jajan di Gojek,” tandasnya.(*)





