SEMARANG, beritajateng.tv – Ayah dari mendiang Mirna Salihin kini kembali muncul secara terbuka untuk memberikan keterangannya. Kali ini, ia mengomentari dokumenter Ice Cold Netflix.
Netflix tak lama ini merilis sebuah dokumenter bertajuk Ice Cold yang mengulik kembali soal kasus kopi sianida Jessica Wongso. Kasus itu ada karena kematian Mirna Salihin.
Adapun kasus yang menewaskan anak dari Edi Salihin itu menjadi perbincangan yang semakin panas di jagat maya. Belakangan ini, sosial media X menunjukkan nama-nama tokoh kasus tersebut di daftar trending.
Tak sedikit netizen yang memberikan komentar soal film itu, terutama pada sosok Edi Darmawan. Netizen melihat sifat arogan yang terpancar dari sosok pengusaha itu.
BACA JUGA:Blak-blakan Ahli Forensik Sebut Tewasnya Mirna Bukan Karena Sianida: Saya Ngomong Benar
Tak hanya itu saja, pertanyaan demi pertanyaan bertumpuk hingga membentuk sebuah kejanggalan dari beberapa warganet.
Atas hal ini, Edi memberikan keterangannya soal ia yang merasa tertipu oleh pihak Netflix yang Rob Sixmith arahkan. Ia bahkan tak menyarankan warga untuk menonton film Netflix itu.
Kena tipu Netflix
Pertama, ia mengucapkan permintaan maafnya soal kesan arogan yang ia pancarkan di film tersebut.
“Jadi pertama, saya mau jelaskan soal yang kelihatan mungkin saya arogan, saya salah. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.” Kata Edi Darmawan seperti yang beritajateng.tv lansir dari YouTube Karni Ilyas, Sabtu 6 Oktober 2023.
Ia menjelaskan bahwa apa yang Netflix tayangkan soal kasus sianida itu tidak sesuai kenyataan. Ia mengaku kena tipu di bagian wawancara yang dimasukkan ke beberapa bagian dalam dokumenter yang viral itu.
“Jadi gini, Netflix ini saya ketipu sama Netflix, syuting kita directornya maupun sutradaranya itu namanya Rob Sixsmith. Saya nggak dapat apa-apa dari dia, cuma dia minta tolong untuk saya menjawab dan saya jawab tapi kenyataannya apa? Yang dia tayangkan itu nggak sesuai dengan kenyataan yang ada,” sambungnya.
Hal yang ia tahu, pemilik Netflix adalah wanita bernama Jessica Wong. Namun, yang membuat tindakan wawancara adalah Rob Smith, yang merupakan sutradara dokumenter kasus kematian Mirna Salihin itu.
Dari film itu, Edi mengaku tak mendapatkan apa-apa dari pihak Netflix. Ia melakukan apa yang mereka minta, yakni menjawab soal kasus sianida yang sempat menggemparkan Tanah Air.
“Saya nggak dapat apa-apa dari dia. Cuma dia minta tolong untuk menjawab, ya saya jawab. Tapi kenyataannya apa yang dia tayangkan itu nggak sesuai dengan kenyataan yang ada,” lanjutnya.
Minta publik tidak nonton Netflix
Tak sampai di situ saja, sang ayah Mirna ini juga mengakui kekecewaannya karena Netflix. Jadi, ia menghimbau publik untuk tidak menghabiskan energinya untuk beradu domba kalau ujungnya tidak untung.
“Netflix itu dia cari duit. Kalau perlu di adu domba kita kayak jaman Belanda dulu, warga dengan warga, tapi yang dapet duit dia,” tandasnya.
BACA JUGA:Selama Ini Tak Muncul, Ibu Kandung Mirna Lakukan Ini ke Jessica Wongso
Menurutnya, isi di dalam film itu tidak benar. Secara blak-blakan, Edi bahkan menyebut film dokumenter yang mengisahkan kematian anaknya itu sebagai ‘sampah.’
“Jangan sampai terkecoh oleh Netflix. Saya ingatkan jangan nonton Netflix. Kalau menurut saya, Netflix itu enggak bener, sudah nipu kita. Sandy (kembaran Mirna) di Jerman juga kaget,” ungkapnya.
“Jadi kita selesaikan ya, Netflix itu mohon lupakan saja, karena dia itu bikin (film dokumenter) sampah lah habis, enggak benar,” tandas Edi.
Karena itu juga, pengusaha itu juga menyarankan warga mengeluarkan uang untuk produk lokal saja.
“Saya ingatkan jangan nonton Netflix. Mendingan beli jajan di Gojek,” tandasnya.(*)





