Jateng

Bangkitkan Ekonomi, Bedah Rumah hingga Festival Seni Akan Ramaikan Harkopnas di Jawa Tengah

×

Bangkitkan Ekonomi, Bedah Rumah hingga Festival Seni Akan Ramaikan Harkopnas di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
rapat komisi B DPRD jateng
Rapat Komisi B bersama Dinkop UKM Jawa Tengah dan Denkopwil di Ruang Rapat Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Jum’at 21 Juni 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Provinsi Jawa Tengah memiliki sekitar 10 ribu koperasi aktif. Dengan jumlah yang tak sedikit itu, Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM, Desi Arijani menyebut akan ada gebrakan baru untuk memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang jatuh pada 12 Juli 2024 mendatang.

Desi menuturkan, perayaan Harkopnas se-Jawa Tengah akan berpusat di Kota Salatiga. Berbeda dengan tahun sebelumnya, berbagai kegiatan akan diadakan untuk memeriahkan sekaligus membangkitkan semangat koperasi di Jawa Tengah.

Salah satu rangkaian acara, kata Desi, ialah Koperasi Peduli. Bahkan, dalam acara tersebut, akan ada bedah rumah tidak layak huni (RTLH) hingga jambanisasi.

“Ada gerakan koperasi peduli sebagai wujud kepedulian untuk masyarakat dan anggota koperasi. Bentuknya bedah RLTH, jambanisasi, pemberian sembako untuk menangani stunting,“ ujar Desi saat beritajateng.tv temui, belum lama ini.

BACA JUGA: Kalah dari KSP, Komisi B DPRD Jateng Singgung Redupnya Koperasi Produsen dan KUD, Apa Penyebabnya?

Tak hanya itu, lanjut Desi, berbagai kegiatan lain seperti Fun Aerobic, festival seni budaya, hingga lomba publikasi koperasi juga turut meramaikan Harkopnas ke-77 pada Juli 2024 mendatang.

Desi menuturkan, tema Harkopnas ke-77 ialah ‘Tumbuh dan Kuat Bersama Koperasi’. Melalui pemilihan tema itu, ia ingin kehadiran koperasi sebagai wujud ekonomi kerakyatan bisa dirasakan kehadirannya di masyarakat.

“Agar semakin hari koperasi semakin tumbuh menjamur dan kuat di masyarakat. Biar kita ikut andil di dalam perekonomian, utamanya Jateng, nanti selanjutnya perekonomian secara nasional,” jelas Desi.

Kota Semarang dominasi koperasi di Jawa Tengah

Menurut keterangannya, pertumbuhan koperasi yang masif di Jawa Tengah ada di Kota Semarang. Kendati begitu, ia menyebut pertumbuhan koperasi di Jawa Tengah tergolong cukup merata.

“Tetapi semua tumbuhlah secara merata, karena kemudahan yang diberikan Pemerintah. Yang mana di PP 7/21 itu koperasi sebelumnya harus 20 orang, sekarang 9 orang bisa mendirikan koperasi,” tandasnya.

Dengan kemudahan itu, lanjut Desi, ia berharap eksistensi koperasi masih bertahan di tengah-tengah masyarakat kini.

Komisi B anggarkan untuk Harkopnas ke-77, gelorakan ekonomi kerakyatan lewat koperasi

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Setia Budi Wibowo membeberkan kegiatan lain dalam rangkaian Harkopnas ke-77 di Jawa Tengah.

“Ada agenda klasik tetapi membangkitkan memori lama teman-teman gerakan, yaitu upacara dalam rangka Harkopnas. Sejak pandemi, gerakan koperasi se-Jateng belum pernah menggelar upacara bareng se-Jateng,” ujar Wibowo.

BACA JUGA: Kalah dari KSP, Komisi B DPRD Jateng Singgung Redupnya Koperasi Produsen dan KUD, Apa Penyebabnya?

Tak hanya itu, lanjut Wibowo, akan ada acara ziarah ke makam penggiat gerakan koperasi di Jawa Tengah.

“Setiap tahun kita anggarkan untuk Harkopnas, agar setiap tahun Dinkop UKM tetep bisa menggelorakan semangat koperasi, gotong royong, kebersamaan,” bebernya.

Menurutnya, semangat koperasi tak boleh padam di tengah gempuran bisnis besar di Jawa Tengah.

“Bahwa berekonomi, berbisnis itu tidak harus individual. Harus bareng-bareng, semangat koperasi di sana,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp